TONE CONTROL SOUNDCRAFT SPIRIT M12 #2

Tone Control Soundcraft SPIRIT termasuk skema yang banyak orang mencri sebagai bahan kloningan seperti seri SPIRIT M12 yang berisikan 12 input mono atau MIC, 4 input stereo dan 2 bus mixer serta memiliki control nada semi Parametris dan Baxandall.

Mixer Soundcraft sendiri untuk versi SPIRIT memiliki macam- macam seri yang bisa anda cari di mesin pencari.

SOUNDCRAFT sendiri di negeri kita cukup terkenal untuk urusan mencampur sumber macam-macam alat musik.

Mixer ini terkenal dengan panjang potensio geser yang 10 senti dan termasuk mixer laris manis pada jamannya.

Penampakan mixer bisa LIHAT SINI. Sedangkan isi dalam mixer silahkan buka LINK INI.

Table of Contents

SKEMA TONE CONTROL SOUNDCRAFT SPIRIT

Untuk memperoleh skema asli dari Mixer Soundcraft ini bisa ambil pada LINK INI.

Selanjutnya pada tulisan ini saya melakukan pemangkasan skema untuk saya ambil sisi Tone Controlnya saja.

Berikut ini adalah hasil potongan skema tone control pada Mixer SOUNDCRAFT M12.

TONE CONTROL SOUNDCRAFT SPIRIT
Klik Skema untuk memperbesar

Dari skema tone control soundcraft spirit ini nampak bahwa rangkain terdiri dari 2 blok OPAMP.

OPAMP pertama bertugas sebagai pengatur nada MIDDLE termasuk memilih RANGE frekwensi middle mulai dari 300Hz hingga 3000Hz.

OPAMP selanjutnya adalah mengatur nada TREBLE ( HI EQ ) dan BASS ( LOW EQ ).

BACA JUGA

SKEMA TONE CONTROL LAINNYA DI BLOG INI ( LINK )

TONE CONTROL BLOGSPOT YOHAN ( LINK )

3 POT TONE CONTROL DYNACORD MP7 POWERED MIXER

Artikel kali ini tentang skema 3 potensio pada Tone control Dynacord MP7 Powered Mixer yang terpasang pada sebuah Mixer buatan 90-an.

Barang buatan Dynacord sejak era 50-an telah terpakai untuk audio komersial dan pada era 60-an telah ada pada banyak rumah sebagai alat audio hiburan.

Saat ini DYNACORD menjadi bagian dari BOSCH, sebuah raksasa industri yang memiliki banyak cabang usaha dan banyak jaringan usaha sedunia. DYNACORD masuk pada bagian BOSCH COMMUNICATIONS SYSTEM. 

DYNACORD adalah nama merk audio terkenal di di eropa dan amerika. MP7 adalah Mixer dengan Power sekaligus yang terkenal pada era 2000-an.

Karena itu penulis mencoba melihat bagaimana sih ramuan TONE CONTROL dari alat ini.

PENAMPAKAN MIXER POWER MP7

Berikut ini adalah penampakan dari Mixer Power buatan Dynacord ini.

TONE CONTROL DYNACORD MP7
CLICK TO ENLARGE

Mixer ini memiliki kemampuan Power Output hingga 2 x 300Watt stereo dan cukup untuk keperluan rumah dan venue sederhana seperti studio mini dan alat pencampur audio input sedikit.

Mixer ini menyediakan 3 input XLR untuk microphone dan  4 input Stereo. Total input yang tercampur adalah 3+(2×4)=11 input. Meskipun demikian sang pabrik menganggap mixer ini melayani 7 input saja.

 Pada master mixer ini tersedia equalizer stereo dengan jumlah 7 Channel Frekuensi. 

SKEMA TONE CONTROL DYNACORD MP7

Di bawah ini adalah skema hasil pangkas dan edit untuk MP7:

KLIK UNTUK MEMPERBESAR

tone control pada mixer dynacord MP7
Seksi Tone Control pada Mixer amplifier DYNACORD MP7

Pada skema Tone Control ini nampak bahwa ia hanya menggunakan 1 OPAMP saja untuk penguatan nada.

Karena terdapat kopling kapasitor C23A yang berkapasitas 22uF, maka OPAMP memerlukan sebuah Resistor untuk Feedback Negatif.

TONE CONTROL CREST HP8

Tone Control CREST HP8 adalah salah satu isi fitur pada mixer keluaran CREST Audio yang memiliki banyak fitur serta tombol termasuk Tone Control yang menggunakan 3 potensio.

Mixer ini biasanya untuk mencampur sinyal dengan banyak input seperti paduan suara di dalam gereja, konser besar, dan venue yang membutuhkan microphone dalam jumlah besar.

INFO

Beberapa review saya perhatikan rata-rata banyak penggunaan untuk gereja , karena dalam gereja memerlukan banyak microphone untuk paduan suara dan pengambilan suara alat-alat musik pendukung lainnya.

Berikut ini adalah contoh mixer yang saya ambilkan dari sebuah website reviewer mixer. ( LIHAT SINI ).

SKEMA TONE CONTROL CREST HP8

Karena saya penasaran dengan isi mixernya, maka saya mencoba mencari info dari mixer ini dan saya mendapatkan skemanya.

Selanjutnya skema ini saya pangkas dan saya edit. Hanya skema tone kontrolnya saja yang  saya ambil.

Hasil edit adalah seperti gambar di bawah ini:

TONE CONTROL CREST HP8
CLICK TO ENLARGE

Dari skema rangkaian ini nampak bahwa prinsip Tone Control menggunakan 3 potensio untuk pengolahan nada audio. Antara lain HIGH oleh VR2, LOW oleh VR4, dan MID oleh VR3.

OPAMP menggunakan IC nomer 2082 yang merupakan IC Low Noise impedansi input sangat tinggi dan slew rate bagus ( sumber pdf di sini )

PENJELASAN SKEMA

Tone kontrol ini menggunakan 2 tingkat amplifikasi. tingkat pertama untuk mengatur nada treble dan bass, sedangkan untuk tingkat kedua mengatur nada tengah. Tidak ada pemilih range frekwensi seperti pada mixer gaya inggris lainnya.

Power Supply untuk OPAMP sebesar 18VDC simetris. dan setiap OPAMp terdapat sebuah kapasitor de-kopel sebesar 100nF untuk peredam frekwensi tinggi.

SKEMA TONE CONTROL MACKIE SR408

Saya penasaran saja tentang bagaimana Skema Tone Control Mackie SR408 pada sebuah mixer buatan MACKIE ini.

Di Indonesia, para audiophiller menganggap merk ini adakah merk ternama dan barangnya terkenal bagus. Brand ini bersaing mendapatkan perhatian pada pecinta audio dengan merk lainnya seperti SOUNDCRAFT, YAMAHA, PEAVEY, dan sebagainya

Orang Indonesia sebagian besar menilai bahwa jika sebuah mixer audio berharga mahal, maka bisa memastikan alat tersebut pasti bagus. Ada rupa ada harga.

Dari beberapa produk buatan Mackie yang masuk ke Indonesia, antara lain adalah Mixer dengan type SR40-8 ini.

BENTUK ASLI MIXER INI

Mixer audio buatan Mackie nomer seri ini termasuk mixer yang sangat bisa untuk kita gunakan pada audio hajatan mulai level rumahan hingga panggung besar. Meskipun untuk konser juga sudah berani.

Penampakan barang adalah seperti LINK INI.

SKEMA TONE CONTROL MACKIE SR408

File petunjuk servis dari Mixer ini lumayan berisi banyak halaman. Akan tetapi saya hanya ambil rangkaian tone controlnya saja untuk kepentingan koleksi dan review.

Berikut ini dalah hasil gambar adalah seperti gambar dibawah ini:

KLIK UNTUK MEMPERBESAR

tone control pada mixer mackie sr408
Seksi Tone Control pada Mixer MACKIE SR408

KETERANGAN GAMBAR

Equalizer untuk Mixer ini menggunakan gaya yang berbeda dengan skema equalizer umumnya.

Jika equalizer umumnya potensio pin 1 dan pin 3 terhubung pada masing masing input OPAMP inverting dan non inverting, maka untuk skema equalizer yang berbeda.

Menurut skemanya, untuk frekwensi rendah bekerja  pada frekwensi 80 Hz, sedangkan frekwensi tinggi bekerja pada frekwensi 12,5 kHz.

Untuk pengatur nada tengah, di sediakan 2 potensio yang masih masing bertugas untuk mengatur nada pada frekwensi tengah cenderung rendah ( LO MID ) dengan center freq 800 Hz, dan frekwensi tengah cenderung tinggi ( HI MID ) dengan center freq 3000Hz.

Power Supplai untuk TONE CONTROL MACKIE SR408 ini menggunakan tegangan simetris 15VDC.

Dari pabrikan skema ini mengatakan bahwa rangkaian ini memerlukan 6 buah OPAMP.

Sebenarnya ini bis kita bikin simpel dengan cara menggunakan 3 buah IC OPAMP yang berisikan 2 OPAMP. Total 6 OPAMP.

IC yang kita pakai adalah nomer 4560 yang banyak beredar di toko elektro di negeri kita.

PEAVEY DEUCE MACE PREAMP DAN TONE

Tulisan ini tentang PEAVEY DEUCE MACE Preamp dan Tone Control yang merupakan ampli keluaran dari Peavey era 70-an.

INFO 

Kelayapan di dunia maya, ketemu skema tone kontrol aneh buatan PEAVEY, USA. Tone kontrol ini skemanya saya ambilkan dari Ampli tabung yang tone kontrolnya memakai IC. 

Di buat sekitar awal 80-an. Jadul banget.Perhatikan cara menentukan Gain nya, treble, bass, middle nya. Berbeda dengan merk yang lain pada jamannya.

Penampakan ampli gitar sendiri adalah LIHAT SINI.

SKEMA PEAVEY DEUCE MACE

Sementara untuk skema di dalamnya adalah seperti gambar di bawah ini:

KLIK GAMBAR UNTUK LEBIH JELAS

peavey deuce mace
SEKSI TONE CONTROL PADA PEAVEY DEUCE MACE

LIST KOMPONEN:

  • Treble: C30 ( 270pF ).
  • Bass: C31 ( 30nF ), R47 ( 10K ), R48 ( Pot 250K ).
  • Middle: R45 ( 47K ), C29 ( 100nF ), C32 ( 10nF ), R44 ( 50K ).

Untuk Potensio Treble dan Bass jangan anda ganti dengan value lebih kecil, semisal B50K atau B100K, karena sangat berpengaruh pada hasil suara nantinya.

Setelah saya carikan pembanding skema di internet, maka saya dapatkan bahwa skema jenis ini merupakan adaptasi tone kontrol lampu tabung.

Akan tetapi oleh peavey dirancang untuk digantikan oleh sebuah OPAMP.Pada rangkain tone kontrol yang lumrah, kapasitor untuk treble biasanya antara 1nF hingga 4n7.

Pada skema rangkaian di sini malah menggunakan kapasitor keramik yaitu 270pF.  

Skema ini bisa anda jadikan referensi dalam membuat tone kontrol OMBRO.

EQUALIZER SEDERHANA BEHRINGER 4 FREKWENSI

Tone Control feedback bisa kita bikin sendiri dengan mencontoh skema equalizer dari amplifier buatan BEHRINGER yang bisa mengatur equalizer 4 kanal frekwensi secara sederhana.

Skema Equalizer sederhana ini saya peroleh dari amplifier BEHRINGER seri BX1800.

4 kanal frekwensi ini adalah untuk mengatur nada HIGH, HIGH MID, LOW MID dan LOW.

POTONGAN SKEMA

Berikut ini adalah potongan skemanya:

EQUALIZER SEDERHANA BEHRINGER
EQUALIZER SEDERHANA BEHRINGER 4 FREKWENSI

x

PENJELASAN SKEMA

X

SKEMA POWER LAINNYA ( LINK )

SKEMA POWER DAN MIXER BUILT UP ( LINK )

BLOGPOT YOHAN ( LINK )

MIXER POWER KARAOKE RC 218

Saya penasaran saja melihat sebuah Integrated MIXER POWER KARAOKE RC 218 buatan dalam negeri dengan Power Ampli, Blutut, Mixer, karaoke namun dengan harga yang sangat terjangkau.

Tulisan ini tentang Sebuah Mixer Ampli buatan SOUNDBEST dengan seri RC-218 yang menurut official mereka termasuk dagangan yang lumayan laris.

FITUR RC 218

Berikut ini catatan saya tenatang Mixer Power ini:

  • Mixer 3 kanal,
  • Support USB,
  • MOdul Bluetooth,
  • Support SD memory,
  • Tone Control untuk Microphone dengan potensio BASS, TREBLE, ECHO, DELAY,
  • Tone Control untuk Music dengan pot BASS, MID, TREBLE, BALANCE,
  • Power Amplifier dengan output hingga 600 Watt ( Sebenarnya tidak sampai segitu jika melihat travo daya nya )

Menurut sumber di YUTUB milik SOUNDBEST, Power Mixerseri RC-218 ini menggunkaan travo toroid dengan tegangan sekunder sebesar 30VAC. Ini berarti ada kemungkinan daya audio hingga 150 Watt .

Menyebutkan bahwa travo daya memiliki kemampuan induksi hingga 5 Ampere sekunder dan saya rasa ini cukup untuk membebani 2 buah speaker untuk 2 kanal output dengan masing-masing kanal berdaya 75 Watt.

Berarti total daya adalah 150 Watt. Penampakan adalah LIHAT LINK INI.

Isi dalam rangkaian adalah seperti potongan di bawah ini:

MIXER POWER KARAOKE RC 218
Dalam RC 218 buatan SOUNDBEST

Nampak di dalam kotak Mixer power ini bahwa untuk modul Mixer menggunakan 4 buah kit Mic Preamp yang terpasang secara tersusun.

Pada sisi Power amplifier, ada yang menarik perhatian saya. Yaitu pada pendingin transistor mereka buat semacam kotak untuk mempermudah kipas pendingin untuk mengisap dan membuang panas pada pendingin ini keluar kotak casing Mixer Power ini..

Sementara itu transistor Power yang menggunakan pasangan 2SC5198 / 2SA1941 terpasang menempel pada pendingin ini.

LIST TOKO PENJUAL MIXER POWER KARAOKE BLUETOOTH 218

Anda bisa membeli produk ampli ini melalui toko online di bawah ini:

DUNIA OLSHOP

SINAR GLODOK

YK ELECTRONIC

KHARISMA AUDIO JAYA

ACUN GEMILANG ELEKTRONIK

MITRA AUDIO JAYA

LTC AUDIO

BACA JUGA

Artikel Power ampli lainnya DI SINI.

POWER DAN MIXER BUILT UP SKEMA DI SINI.

BLOGSPOT AUDIO YOHAN LINK INI.

CASCADE TONE CONTROL ALTO LYNXMIX 244

Tone Control ALTO ini menggunakan sistim 2 bertingkat atau CASCADE serta gaya Baxandall yang melibatkan 4 pot sebagai pengatur nada di dalamnya.

Skema ini saya dapat dari sebuah Servis manual dari Mixer merk ALTO dengan seri LynxMix244.

Penampakan mixer LIHAT SINI.

Semantara itu untuk mendapat skema silahkan AMBIL DI SINI.

SKEMA TONE CONTROL ALTO LYNXMIX 244

Dan berikut ini adalah skema hasil pangkasan edit sehingga tone control akan nampak seperti di bawah ini:

KLIK GAMBAR UNTUK MEMPERBESAR

SEKSI TONE CONTROL ALTO LYNXMIX 244
CASCADE TONE CONTROL 4 POT ALTO

OPAMP pertama bertugas sebagai pengatur LEVEL bagi sinyal audio input yang berasal dari preamp mic maupun Line preamp.

Potensio LEVEL di sini bekerja mirip dengan pemilih level sinyal. Pada posisi minimal, maka seolah olah OPAMp hanya memperkuat sinyal 1x saja.

Akan tetapi jika potensio pada putaran maksimal, maka seolah-olah OPAMP ini bekerja sebagai penguat sinyal audio.

OPAMP kedua bertugas sebagai pengatur nada bagi sinyal BASS ( dibawah 100 Hz ) serta sinyal TREBLE ( diatas 12K ).

Antara 100Hz hingga 12K tetap lolos untuk pengolahan nada pada OPAMP ketiga.

Sinyal selain itu masuk OPAMP via resistor R1_13 dan R1_21.

OPAMP nomer 3 bertugas sebagai filter untuk hanya memproses audio dengan range Mid Lo dan Mid Hi.

Sementara itu sinyal selain frekwensi tersebut dapar lewat melalui R_29 berbanding R1_35

Rangkaian TONE CONTROL ALTO ini menggunakan tegangan supplai simetris 15VDC untuk mencatu rangkaian OPAMP pin 8 (+) dan pin 4 (-).

TONE CONTROL AKAI 2 TRANSISTOR SUPPLAI 30V

TONE CONTROL AKAI ini saya ambil dari radio yang menggunakan 2 transistor sebagai komponen utama TC dengan tegangan supplai 30V DC.

Skema rangkain adalah seperti gambar di bawah ini:

TONE CONTROL AKAI
TONE CONTROL AKAI 2 TRANSISTOR SUPPLAI 30V

Radio tersebut adalah merk AKAI dengan seri AA1030 yang keluar pada era 70-an.

Pada radio tersebut telah ada rangkaian Power Amplifier dengan output hingga 30 Watt tetapi ini tidak saya review.

Radio tersebut termasuk ada Power amplifier di dalamnya dan ada tone Control yang menggunakan transistor.

Penampakan radio adalah seperti ini:

Penampilan radio amplifier seperti ini termasuk radio istimewa dan berkelas.

Pada era 70-an barang seperti ini adalah sangat mahal karena masih banyak di negeri kita penikmat audio masih menggunakan radio dengan tabung dengan modulasi AM jalur Band LW dan SW.

CATATAN SKEMA TONE CONTROL AKAI

Jika kita memperhatikan rangkaian tone control ini maka akan nampak bahwa skema ini menggunakan prinsip 2 tingkat.

Tingkat pertama untuk memperkuat sinyal setelah melewati potensio Volume.

Transistor pertama kalau kita liha mirip dengan penguat microphone jaman 80-90an.

Tingkat kedua bertugas untuk memperkuat sinyal setelah mengalami penekanan dan penambahan pada rangkaian tone control.

Semua transistor menggunakan nomer 2SC1222 yang termasuk transistor daya rendah tidak sampai 50 VDC.

Potensio yang terlibat pada rangkaian ini hanya dua, yaitu BASS dan TREBLE.

Menurut pengamatan saya, tegangan supplai untuk rangkaian ini bisa anda atur mulai dari 24 hingga 35VDC.

TONE CONTROL 1 TR AIKO AHS128

Skema Tone Control 1 TR ini saya dapatkan dari sebuah radio amplifier merk AIKO AHS128 pada era 80-an.

Penampakan radio amplifiernya sendiri adalah seperti PADA LINK INI.

Berikut adalah skema hasil edit dan pangkasan nya.

KLIK GAMBAR UNTUK MEMPERBESAR

TONE CONTROL 1 TR AIKO AHS128
Seksi TONE CONTROL dengan 1 TR buatan AIKO AHS128

Sinyal audio yang masuk bisa ada tambahan fitur LOUDNESS untuk menaikkan nada bass dan treble melalui tombol ini.

Selanjutnya setelah potensio volume, sinyal ini akan masuk ke transistor untuk penguatan level sinyal.

Dengan tegangan 22 VDC, maka tegangan pada output rangkaian ini cukup tinggi untuk menggerakkan komponen setelahnya seperti kapasitor milar dan resistor yang ada pada rangkaian Tone Control.

Skema tone control ini saya dapat katakan sebagai rangkaian tone control pasif, karena sinyal output dari rangkaian potensio dan RC ini langsung masuk ke rangkaian power Amplifier pada skema aslinya.

Komponen untuk penguat nada ini

TREBLE:

  • C404 2n2
  • C406 22nF
  • R412 100 Ohm

BASS:

  • R408 39K
  • R410 3K9
  • C408 10nF
  • C410 100nF

Setelah rangkaian output ini tersedia potensio untuk BALANCE.

Namun jika anda membikin kloningan ini, potensio BAL ini bisa anda hilangkan.

Kelemahan tone control dengan menggunakan transistor adalah kerataan frekwensi dari sinyal ini masih di bawah standart.

Disamping itu level sinyal yang masuk ke transistor harus terjaga benar supaya tidak terjadi distorsi sinyal output.