MEMBIKIN DRIVER POWER YAMAHA AVX500 MANTUL

Membikin Driver Power YAMAHA AVX500 di sini adalah sebuah catatan tentang Skema sampai Driver TEF saja dan Layout kloningnya.

Sebenarnya rangkaian ini masih berfungsi sebagai Fina Power namun pada resistor Emitornya kita naikkan nilai resistansinya untuk masuk ke basis transistor Final,

Bisa anda katakan bahwa rangkaian Final Power seperti menjadi Darlington.

Saya pernah menulis artikel tentang ini sebelumnya DI LINK INI.

SCHEMATIC BAHAN KLONING

Berikut ini adalah potongan skema dari rangkaian Power Amplifier AVX500.

skema power DRIVER POWER YAMAHA AVX500

Tegangan untuk supply rangkaian ini adalah 52VDc simetris. Dengan demikian maka Power Amplifier ini memungkinkan untuk menghasilkan keluaran hingga 200W pada beban 4 Ohm.

Namun pabrik hanya membatasi output sampai 80W pada 8 Ohm saja untuk menjaga batas aman transistor dan menjaga mutu hasil audio.

Namun skema ini akan saya sulap menjadi sebuah Driver Power yang mempu tersupply hingga 80V sehingga akan memungkinkan menghasilkan daya keluaran hingga mendekati 600W untuk beban 4 Ohm.

Berarti memerlukan 4 set transistor Final yang nantinya terletak di area Heatsink luar PCB.

MODIFIKASI RANGKAIAN MENJADI DRIVER POWER UNTUK SUPPLY 80V

Modifikasi menjadi Driver Power ini tidak banyak kita lakukan perubahan, hanya beberapa nomer transistor yang kita ganti.

Namun sebelum menjadi sebuah layout PCB maka harus kit lakukan gambar ulang terlebih dahulu.

SCHEMATIC GAMBAR ULANG DRIVER POWER YAMAHA AVX500

Berikut adalah hasil gambar ulang dari Driver Power YAMAHA AVX500.

skema gambar ulang DRIVER POWER YAMAHA AVX500

Beberapa transistor kita ubah menjadi transistor dengan spek yang lebih tinggi.

Ada penambahan terminal output untuk terhubung ke pin Basis dari transistor Final, yaitu terminal B-2SC dan B-2SA.

Setelah hasil simulasi DC maupun AC adallah berhasil dengan baik, maka kita langkah selanjutnya membikin Layout PCBnya.

LAYOUT DRIVER POWER YAMAHA AVX500

Berikut adalah hasil rancangan Layout dari Driver YAMAHA ini.

laayout DRIVER POWER YAMAHA AVX500

Setelah layout berhasil kita bikin, maka kita lanjutkan dengan membikin PCB nya untuk kita pasang komponen yang diperlukan.

TAMPILAN 3D Kit Driver Power AVX500

penampakan tiga dimensi DRIVER POWER YAMAHA AVX500

Schematic YAMAHA lainnya silahkan baca juga di YOHAN FROM INDONESIA.

KLONING POWER OCL 200 WATT YAMAHA

Sebuah Power hasil percobaan kloning kali ini saya coba tuliskan di sini dengan nama Kloning Power OCL 200 Watt Yamaha karena mencoba meniru skema seksi power pada sebuah amplifier jadul merk YAMAHA dengan nomer seri AVX100.

AVX100 konon memiliki kemampuan output hingga 100 Watt pada beban 4 Ohm.

Namun dalam tulisan ini saya mencoba menyulap hingga mampu menjadi output 200 Watt pada beban 4 Ohm dengan tegangan supplai 52 Volt Simetris.

Tulisan tentang Power ini sebenarnya pernah saya ketikkan di HALAMAN INI.

SKEMA EDIT OCL 200 WATT YAMAHA

X

SKEMA EDIT OCL 200 WATT YAMAHA

X

PCB RANCANGAN

X

PCB RANCANGAN OCL 200 WATT YAMAHA

Atau bisa juga menggunakan versi lainnya seperti gambar di bawah ini:

x

SEMUA LAYER OCL 200 WATT YAMAHA

X

SIMULASI LAYOUT KOMPONEN

X

SIMULASI OCL 200 WATT YAMAHA

X

SEE ALSO

Kumpulan skema Power merk YAMAHA silakan LIHAT SINI.

Blogspot Yohan Indrawijaya BACA SINI.

Artikel berkenaan dengan Power built up dan Mixer oleh Yohan From Indonesia LINK INI.

OCL 52V 175W YAMAHA AVX500

Sebuah Power Ampli gaya OCL 52V 175W saya dapatkan dari sebuah Servis manual Power Ampli merk YAMAHA seri AVX500 buatan era 90-an.

Sepertinya skema dari Power Amplfiier ini menarik untuk saya kloning karena skema yang tidak begitu rumit serta jenis input yang berbeda dengan ampli sejenis.

Maksudnya adalah pada power amplifier ini menggunakan teknik sinyal Inverting Amplifier, sedangkan pada rangkaian Power OCL umumnya menggunakan tekanik Non Inverting Amplifier.

Perbedaaan rangkaian adalah pada pengambilan sinyal input pada basis transistor Preamp.

Penampakan Power Amplifier BISA LIHAT SINI. Isi dalam Power Ampli silahkan KLIK TAUTAN INI.

SKEMA OCL 52V 175W

Berikut adalah potongan dan edit dari skema aslinya:

skema OCL 52V 175W

Penjelasan komponen:

Q201,Q203 : 2SC2240, Penguat awal / Differensial Preamp.

Transistor Preamp ini memerlukan tegangan supplai -9 Volt untuk mencatu rangkaian preamp.

GAIN dari rangkaian ini adalah perbandingan nila resistor feedback R239 (82K) terhadap resistor input R229 (2K2).

Sinyal input masuk ke transistor input inverting.

  • Q205 : 2SA1370, Penguat Tegangan.
  • Q207: 2SC2240, Servo Driver.
  • Q209: 2SC3421, Driver Amplifier,
  • Q211: 2SA1358, Driver Amplifier,
  • Q213: 2SC3858, Final Power Amplifier,
  • Q215: 2SA1494, Final Power Amplifier.

Skema ini termasuk sederhana karena hanya menggunakan 7 transistor dan 2 diantaranya adalah transistor Final Power.

Tegangan supplai rangkaian ini adalah 52 Volt simetris. Akan tetapi anda bisa menaikkan tegangan supplai ini ke angka 60 Volt simetris dengan resiko harus menambah Pasangan transistor Final Power.

MODIFIKASI SKEMA OCL 52V 175W

Berikut ini adalah skema modifikasi dari AVX500. Saya menggunakan 2 set transistor Final nomer 2SC5198 / 2SA1941

Pada rangkaian ini saya simulasi dengan menggunakan tegangan supply 60VDC simetris.

  • Transistor Preamp saya ganti dengan 2N5551,
  • VAS menggunakan 2SA1013,
  • Servo driver menggunakan MJE340,
  • Driver amplifier menggunakan 2Sc2073 / 2SA940, dan
  • Final Power menggunakan 2 set 2SC5198 / 2SA1941.

LAYOUT AVX500

Di bawah ini adalah rancangan Layout untuk kloningan YAMAHA AVX500 menggunakan 2 set transistor Final.

BACA PULA

Skema Power lainnya dalam blog ini (LINK INI)

Skema Power Built Up koleksi yohan ADA DI SINI.

BLOGSPOT POWER AMPLIFIER BACA LINK INI.

OCL 100W 52V YAMAHA AVX100

Sebuah skema Power Amplifier lawas dengan gaya OCL 100W 52V saya dapati pada ampli hifi lawas merk YAMAHA seri AVX100.

Power Amplifier dengan gaya panel digital ini adalah buatan era 80-an.

Power Amplfieir ini termasuk power amplifier istimewa pada jamannya karena telah menggunakan remote control sebagai pengendali operasi power amplfier.

Meski demikian untuk Tone Control nya masih menggunakan Potensio.

Pada era tersebut istilah karaoke berbasis audio dan video sudah mulai masuk. Hanya saja di negeri kita pada era tersebut istilah karaoke masih belum terkenal.

Pada tulisan ini saya hanya ambil seksi Power Amplifier nya saja.

Penampakan isi dalam power amplifier silahkan LIHAT SINI.

SKEMA EDIT OCL 100W 52V YAMAHA

Berikut adalah skema setelah edit dan pangkas:

skema edit OCL 100W 52V YAMAHA avx100
KLIK GAMBAR UNTUK MEMPERJELAS

Rangkaian ini mengunakan sistim blok:

  • Preamplifier
  • Penguat tegangan
  • Servo Driver
  • Driver Amplifier, dan terakhir
  • Final Power Amplifier

Preamplifier pada rangkaian ini Q131 dan Q133 menggunakan transistor nomer 2SC2240. Sementara itu Q135 2SA970 adalah stabillizer arus untuk output preampifier.

GAIN rangkaian ini tergantung faktor pembagian resistor Feedback R349 (27K) terhadap resistor input R335 (1K2).

Transistor Q137 2SA1145 adalah Voltage Amplifier Stage dengan kapasitor 33p sebagai peredam noise gain transistor.

Q141 adalah transistor Servo Driver 2SC2240 yang bertugas untuk membatasi arus idle bagi transistor Final Output Q145 dan Q147.

Q139 2SC3421 dan Q143 2SA1358 bertugas sebagai Driver Amplifier.

Final Power Amplifier OCL 100W 52V YAMAHA adalah Q145 2SD2053 dan Q147 2SB1362.

Dissipasi power adalah 100 Watt ( DATASHEETS )

BACA JUGA

SKEMA POWER LAINNYA ( LIHAT SINI )

OCL 58 VOLT YAMAHA AVX20

Tulisan ini tentang sebuah skema edit power OCL 58 Volt buatan YAMAHA pada era 80-an lalu.

Sebuah Servis Manual lawas saya dapati di internet dengan merk YAMAHA seri AVX20.

SKEMA OCL 58 VOLT YAMAHA AVX20

Mendapatkan skema ini silahkan ambil DI SINI.

Selanjutnya hasil gambar ulang adalah seperti gambar di bawah ini:

SKEMA OCL 58 VOLT
OCL 58 VOLT YAMAHA AVX20

Dengan melihat skema ini maka kita bisa mengetahui bahwa ragkaian power ini termasuk sederhana seperti power lumrah. Blok pendukung antara lain:

  • Preamp Differensial,
  • Penguat Tegangan,
  • Servo Driver,
  • Driver Amplifier, dan
  • Final Power Amplifier.

Pre-amplifier menggunakan transistor nomer 2SC1815 yang umum tersedia di toko elektro.

Penguat tegangan menggunakan transistor nomer 2SA1370 transistor lawas 1 Watt yang bisa anda ganti dengan 2SB560.

Transistor servo Driver Q123 yang asli menggunakan transistor nomer 2SC2240 bisa anda ganti dengan 2SC945.

Resistor R10 yang terletak antara basis emitor transistor Servo Driver Q123 harus anda ubah menjadi sebuah trimpot 5K untuk mendapatkan hasil arus idle yang tetapi pada transistor Final Power anda.

Transistor Driver Q125 dan Q129 pada skema yang asli menggunakan nomer 2SC3421 dan 2SA1358 namun bisa anda ganti dengan nomer yang ada di pasaran seperti pasangan BD139 / BD140.

Transistor final yang asli adalah pasangan 2SD2029 2SB1347 dengan kemampuan dissipasi daya hingga hingga 120 Watt (DATASHEETS).

KLONING OCL 58 VOLT YAMAHA AVX20

Hanya saja yang membikin penasaran di sini adalah besarnya tegangan supplai pada rangkaian Power ini yang sebesar 58 Volt simetris.

Saya rasa ini hanya untuk beban speaker yang sebesar 8 Ohm. Jika menggunakan beban speaker 4 Ohm, maka saya rasa akan ada kejadian overheating pada transistor Finalnya.

Selanjutnya saya mencoba melakukan kloning dari power amplifier ini dengan menggunakan komponen transistor yang umum beredar di negeri saya.

Dengan menggunakan skema gambr ulang ini maka akan mendapatkan hasil rancangan PCB seperti gambar di bawah ini:

Total kebutuhan komponen adalah sebagai berikut:

  • Resistor 0,5 watt perlu 17 buah
  • Resistor kapur 5 Watt perlu 2 buah
  • Kapasitor keramik 8 buah
  • Kapasitor elektrolit 5 buah ( 2 buah 50V, 3 buah 35V )
  • Transistor Driver ( sepasang BD139/BD140 )
  • Transistor Final 1 set ( TIP3055/TIP2955 maupun seri yang lain )
  • Pendingin 10cm 1 buah

PCB berukuran kecil dengan lebar 100mm panjang 60mm.

Anda masih bisa mengganti transistor Final Output dari kloningan ini dengan transistor lain seperti pasangan nomer 2SC5200/2SA1943 atau MJL21193/MJL21194 maupun nomer lain.

Note: pastikan tegangan Kolektor-Emitor dari transistor Servo Driver BD139 terjaga pada angka 2,0 hingga 2,1VDC untuk menjaga agar VBE transistor Final tetap berada pada tegangan 0,4VDC hingga 0,45VDC.