Modifikasi Power JVC JAS71 menjadi 300W adalah sebuah langkah untuk mengubah komponen yang terpasang pada sebuah Power Amplifier buatan JVC era 70-an lalu
Power Amplifier ini konon menghasilkan output 80W pada beban 8 Ohm.
Table of Contents
SCHEMATIC AWAL
Gambar agak buram ini adalah potongan bagian Power Amplifier pada JAS71.
Menggunakan tegangan supply 51VDC dan 2 set transistor Final.
Pada era 70-an, transistor daya masih belum sebesar era sekarang ini.
Dari kode komponen transistor Final, kita mendapatkan informasi transistor sebagai berikut:
X617, X619 :2SC898V, NPN, Final Power +, DATASHEETS
X619, X623 : 2SA753V, PNP, Final Power-, DATASHEETS
2SA818 adalah transistor berbentuk aneh yang sepertinya sudah tidak ada di pasaran di negeri kita.
Transistor 2SC853 sudah sulit untuk memperoleh karena lawas banget.
Karena rangkaian ini adalah buatan era 70 dan sangat lawas, maka kemungkinan besar akan saya ubah nomer transistor sehingga akan mencapai daya tertinggi yang bisa tercapai rangkaian ini.
Tentu saja nomer transistor menyesuaikan dengan ketersediaan di daerah kita.
GAMBAR ULANG RANGKAIAN
Sebelum kita memulai modifikasi rangkaian ini, maka kita harus lakukan gambar adalah gambar ulang.
DC TES PADA KLONINGAN JAS71
Selanjutnya kita lakukan uji rangkaian dengan memberikan tegangan DC dan sinyal sinus untuk memastikan rangkaian ini bekerja dengan benar.
Hasil simulasi menujukkan jika angka tegangan yang terdapat pada titik -titik penting sudah sesuai dengan kaidah amplifier.
TES AC PADA JAS71
Selanjutnya rangkaian ini saya tes dengan memberika sinyal 1kHz sebesar 1Vrms pada titik input.
Simulasi menunjukkanjika rangkaian ini bekerja dengan normal.
Output menunjukkan angka 37Vp atau 26Vrms pada tegangan supply 51VDC.
saya anggap ini adalah normal. Berarti gambar ini sudah benar dan siap untuk modifikasi.
MODIFIKASI POWER JVC JAS71 MENJADI 300W
Untuk membikin rangkaian ini bisa menghasilkan output 300W maka saya harus melakukan beberapa hal:
Naikkan tegangan supply ke nilai 58V hingga 65VDC.
Gunakan transistor Final yang memiliki kemampuan daya hingga 200W sebanyak 2 set.
Transistor Driver kita ubah ke dissipasi daya yang lebih besar,
Buatkan 1 tingkat lagi Driver Amplifier,
Servo Driver kita ganti dengan MJE340,
Transistor preamp ganti C2240.
Di bawah ini adalah simulasi arus yang terpakai untuk mengaliri beban 4 Ohm dengan tegangan 65VDC.
Nampak di sini jika arus yang terpakai untuk beban 4 Ohm adalah 3,34A setiap 1 set atau total 6,68A.
Driver #2 mengalirkan arus hingga 0,6A atau sebesar 39W Pdc.
Sedangkan transistor Driver #1 hanya mengalirkan arus sampai 27mA saja.
Untuk menaikkan GAIN rangkaian mendekati optimal maka resistor input kita ganti menjadi antara 2K hingga 2K4.
Dengan demikian maka kita sudah bisa membikin kloningan power Amplifier buatan JVC ini.
SKEMA AKHIR MODIFIKASI POWER JVC JAS71 MENJADI 300W VERSI TEGANGAN 65VDC
Berikut adalah schematic Diagram Power Amplifier JVC seri JAS71 yang telah termodifikasi menggunakan tegangan supply 65VDC dan output hingga 300W pada beban 4 Ohm.
Transistor C711 sulit untuk mendapatkan karena sudah lama diskontinyu.
MODIFIKASI RANGKAIAN POWER JVC JAS41
H
OCL 150W JVC JAS41
Tidak banyak yang berubah ketika kita menaikkan tegangan supply ke angka 48VDC.
200W JVC JAS41
Untuk membikin Power ini mampu menghasilkan output hingga 200W, setidaknya transistor Final harus ganti ke nomer MJL21194/ MJL21193 (DATASHEETS).
Resistor feedback dan input penentu GAIN rangkaian juga harus ikutan berubah.
Belum ada skema gambar ulang maupun hasil simulasi
MODIFIKASI OCL 150W JVC JAS41 ke 300w
Untuk membikin Power Amplifier ini mampu menghasilkan output hingga 300W, maka saya mencoba menaikkan tegangan supply rangkaian ini ke angka 60VDC simetris.
Transistor Final harus 2 set dan ada tambahan Driver level 2.
Beberapa orang mengatakan jika power amplifier ini menggunakan teknik TEF ( Three Emitter Follower).
Tujuan dari TEF adalalah menaikkan kemampuan alir arus ke speaker yang hanya 4 Ohm sedangkan tegangan yang dihasiljan oleh VAS memiliki arus sangat kecil. Berarti untuk mencegah drop tegangan maka memerlukan transistor yang memiliki kemampuan HFE hingga ribuan kali.
Semakin rendah beban output maka kebutuhan arus semakin besar. Tentu saja tugas transistor semakin berat.
Gambar di atas menunjukkan bahwa perlu arus hingga 8 Ampere bagi transistor Final mengalirkan arus ke beban 4 Ohm.
Sementara itu untuk Driver Amplifier #2 mengalirkan arus hingga 1,04A pada tegangan 60VC.
Untuk membentuk gelombang sinus yang tetap asli maka output paling tinggi adalah 53Vp atau 37,1Vrms. Karena beban sebesar 4 Ohm maka memerlukan arus hingga 9,28Ampere.
Selanjutnya schematic Diagram versi lengkap modifikasi 60V adalah seperti gambar di bawah ini:
Pada skema ini saya bikin trimpot ada 3 buah dengan tugas masing-masing:
RV1 sebagai Penentu DC Offset
RV2 untuk penentu bias bagi transistor Final
RV3 untuk penentu GAIN maximum.
Total transistor Final adalah 3 set, 1 set bertugas sebagai Driver Amplifier #2.
Modifikasi Power Amplifier menjadi OCL 150W JVC JAS8 adalah sebuah ide untuk mengubah rangkaian Power lawas menjadi 150W, 200W, 300W dan 400W.
Table of Contents
SCHEMATIC AWAL
Berikut ini adalah schematic Diagram rangkaian Power Ampli buatan JVC seri JAS8.
g
GAMBAR ULANG DAN SIMULASI
Untuk bisa memastikan kloningan ini akan berjalan lancar maka saya harus membikin gambar ulang dan melakukan testing pada rangkaian tersebut.
TES DC
Hasil simulasi DC mengatakan jika output dari rangkaian ini adalah -1,7mV dan ini sangat ideal karena mendekati 0,0mV.
Tegangan basis transistor Final juga tidak terlalu besar, yaitu pada angka +0,51V dan -0,51V.
Servo Driver juga bekerja normal pada angka +1,19VDC dan -1,06VDC.
UJI SINYAL AC
Beluma ada hasil
MODIFIKASI POWER OCL 150W JVC JAS8
Modifikasi power bisa kita lakukan dengan jalan menaikkan tegangan Supply dan mengubah transistor Final serta komponen pendukung lainnya.
MODIFIKASI KE 150W
Untuk memodifikasi Power ini ke angka 150W, maka setidaknya transistor Final harus kita ganti dengan yang memiliki kemampuan hingga 150W seperti 2Sc5200 / 2SA1943.
MODIFIKASI KE 200W
Untuk modifikasi power menjadi output 200W, setidaknya harus menggunakan transistor Final dengan kemampuan hingga 200W seperti MJL21194 / MJL21193.
Namun arus yang terpakai untuk menghasilkan output hingga 200W pada beban 4 Ohm adalah sekitar 4,48A dan arus yang mengalir ke speaker adalah 6,38A.
Ini adalah skema hasil modifikasi JVC JAS8 modifikasi tegangan ke angka 48VDC.
300W MASIH MAMPU
Menaikkan daya dari Power ini masih memungkinkan. Tapi saya belum tertarik untuk membikin skema rancangannya.
Akan ada update untuk artikel ini beberapa waktu ke depan.
Selanjutnya ada sambungan rangkaian berupa Tone Control yang terhubung dengan titik A, B dan C pada gambar di atas.
Rencananya rangkaian ini akan tidak saya pakai dan saya akan ganti komponen transistor yang terlibat pada schematic ini.
MEMBUANG TONE CONTROL
Dengan membuang Tone Control, maka karakter Power Amplifier ini akan kita bikin FLAT.
GAMBAR ULANG
Saya harus melakukan gambar ulang rangkaian Power Amplifier JAS10 ini dan memberi tegangan tes berupa arus DC pada terminal supply sebesar 27V.
Pada simulasi ini nampak bahwa tegangan output ke terminal speaker adalah 45mV.
Tegangan basis transistor Final adalah +0,48V dan -0,38V.
Driver amplifier pada pin basis terukur +1,15V dan -1,08V.
Walaupun masih belum ideal, namun angka ini sudah menunjukkan bahwa gambar ulang telah berhasil.
Perbaikan nilai resistor dan kapasitor ini kita lakukan setelah gambar ini termodifikasi pada tegangan dan daya yang kita inginkan.
MODIFIKASI KE 150W
Untuk menjadikan rangkaian ini memiliki output hingga 150W, maka setidaknya tegangan supply kita naikkan ke angka 42VDC.
Beberapa komponen ada yang telah saya ganti sehingga menjadi gambar seperti di bawah ini.
Tegangan pada terminal output menunjukkan angka 4,77mV, basis transistor Final 0,56V dan -0,56V, tegangan kolektor emitor pada Servo Driver adalah 1,2V dan -1,2V.
Ini sudah sesuai dengan rencana.
Selanjutnya jika rangkaian ini kita beri sinyal 1Vrms dan beban 4 Ohm, maka nampak bahwa transistor Final mengambil arus hinga 4,0A dan tegangan beban adalah 22,8Vrms.
Setelah menganggap rangkaian ini berhasil, maka kita menyisakan schematic Diagram JVC JAS10 versi tegangan 42VDC simetris dan membuang Tone Control.
Tidak sampai di sini, kita masih bisa mencoba untuk menaikkan tegangan supply dari rangkaian ini demi mengejar output yang lebih besar.
Dengan menaikkan tegangan hingga 60VDC, maka kita mengharapkan Power Amplifier ini akan menghasilkan keluaran hingga 300W pada beban 4 Ohm.
MODIFIKASI 300W JVC JAS10
Ketika kita melakukan setup untuk tegangan supply 60V, transistor final harus kita tambah menjadi 2 set karena 1 set transisrtor hanya mampu sampai 150W saja.
KArena ada 2 set, maka kosumsi arus pada transistor Final naik menjadi2 x 3,37A atau 6A pada tegangan 60VDC.
Dibawah ini adalah schematic Diagram JVC JAS10 setelah membuang Tone Control dan menaikkan tegangan supply ke angka 60VDC.
Modifikasi OCL ke 300W JVC JAS5 ini adalah sebuah catatan sebuah schematic buatan era 90-an yang berdaya kecil yang kemudian modifikasi menjadi daya besar.
JAS5 adalah varian produk Solid State Stereo Integrated Amplifier buatan JAPAN VICTOR COMPANY
Table of Contents
SCHEMATIC AWAL
Di bawah ini adalah schematic Diagram potongan dari JVC seri JAS5.
Tegangan supply untuk rangkaian adalah 34VDC simetris.
Dengan angka sebesar ini maka daya keluar dari Power Amplifier adalah tidak sampai 100W pada beban 4 Ohm.
Dan ini benar saja karena melihat nomer transistror Final 2Sc1030 sepertinya ia adalah transistor daya kecil.
Pada rangkaian ini tidak ada Servo Driver. Ia hanya mengandalakan Diode bias yang menghubungkan 2 basis transistor Driver transistror X407 dan X409.
Namun pada rangkaian ini menyediakan 3 buah trimpot untuk tugas DC- Offsett dan V-bias transistor Final.
Menurut Servis Manualnya, arus Diam pada transistor Final terjaga pada angka 10mA hingga 20mA.
SPEK KOMPONEN
Berikut adalah catatan spek transistor yang terlibat dalam rangkaian ini
Selanjutnya saya mencoba untuk melakukan gambar ulang atas skema awal di atas.
Hasil gambar dan simulasi menunjukkan bahwa output rangkaian adalah -1,2mV.
Tegangan basis transistor juga menujukkan angka +0,43V dan -0,43V.
Sementara itu tegangan antar Basis Driver menunjukkan angka 2,2VDC (+1,2V dengan -1,2V).
Resistor R4 yang bertugas sebagai resistor drop preamplifier ada beda potensial 1,2VDC. Berarti Q1 mengalirkan arus hingga 0.67mA.
RV1 bekerja dengan baik sebagai DC Offset. RV2 bekerja dengan baik sebagai Set bias untuk transistor Final.
Dengan demikian maka rangkaian ini sudah benar dan siap untuk kita modifikasi.
SEMULA 30W MODIFIKASI OCL KE 300W JVC
Di bawah ini adalah hasil simulasi pengukuran pada rangkaian Power Amplifier JAS5.
Arus yang melewati transistor Final adalah 3A tiap-tiap transistor.
Jika tegangan yang bekerja adalah 60V, maka angka 3,00A adalah terlalu besar.
Arus yang melewati transistor Driver sebesar 420mA atau Dissipasi daya sebesar 25W. Ini sudah mendekati ideal.
Perlu dicatat jika arus yang mengalir ke arah speaker harus kita perhatikan karena ia teraliri arus hingga 9A rms untuk beban 4 Ohm.
Jika PCB tipis maka harus kita beri tambahan lapisan timah maupun tembaga.
SKEMA AKHIR VERSI SUPPLY 60VDC
Gambar skema di bawah ini adalah hasil modifikasi rangkaian Power Amplifier JVC JAS5 yang telah saya ubah menjadi 300W dan menggunakan transistor Power 2 set C5200/A1943.
Akan ada bahasan menyusul tentang Layout dan PCB dari rangkaian ini.
Membuat kloningan Power JVC RX516VBK menjadi 300W sepertinya masih bisa kita lakukan karena komponen yang erlibat dalam rangkaian ini lumayan sedikit dan lumayan sederhana.
Pada rangkaian aslinya, RX516VBK adalah penerima radio AM/FM Stereo yang menyertakan Power Amplifier di dalamnya.
Rangkaian Power Amplifier di dalam radio penerima ini memiliki kemampuan hingga 65W pada beban 8 Ohm.
Namun jika memperhatikan tegangan supply sebesar 56V, maka masih memungkinkan untuk menghasilkan daya keluaran hingga 300W.
Inilah yang kemudian menjadi alasan saya untuk mencoba menaikkan daya ke angka yang lebih besar.
Table of Contents
SKEMA AWAL
Berikut adalah hasil pangkasan skema rangkaian Power Amplifier buatan JVC seri RX516VBK.
Note: ada kesalahan gambar pada rangkaian ini seperti resistor R015 semestinya terhubung ke basis Q012.
Total transistor yang terlibat adalah 8 buah mulai dari Preamp hingga Final Power Amplifier.
Tegangan supply untuk rangkaian Preamp adalah -18VDC, angka hasil drop resistor dan Diode Zener.
Transistor Power untuk rangkaian ini menggunakan nomer
SPEK KOMPONEN
berikut adalah spek komponen yang terlibat dalam rangkaian Power Amplifier ini.
GAMBAR ULANG DAN SIMULASI RANGKAIAN KLONINGAN POWER JVC RX516VBK
Gambar ulang adalah wajib dllakukan apabila kita ada kepentingan ingin membikin kloningan rangkaian ini.
Setelah tergambar, maka kita harus lakukan tes rangkain untuk memastikan jika apa yang telah kita gambar adalah telah benar dan sesuai.
TES DC
Tes DC di sini adalah simulasi memberikan tegangan DC untuk mensupply rangkaian ini.
Rangkaian simulasi menggunakan tegangan yang sama dengan Supply, yaitu 54VDC simetris.
Hasil simulasi DC pada rangkaian ini lumayan bagus. Angka output adalah di bawah 10mV.
Tegangan basis pada transistor Final +0.463V dan -0,459V dan ini masih aman.
TES SINYAL SINUSDENGAN BEBAN
Jika tes rangkaian menggunakan tegangan DC telah berhasil, maka kita bisa melakukan uji rangkaian ini dengan menggunakan sinyal sinus murni berfrekwensi 1kHz dengan level tegangan 2,8Vp-p atau 1Vrms.
Ketika beban 8 Ohm terpasang pada output rangkaian ini, nampak bahwa transistor Final mengambil arus sebesar 3,14A rms untuk 2 buah transistor.
Jika menggunakan 1 set transistor Final maka kemungkinan untuk mencapai output 300W mustahil tercapai.
Sedangkan arus output menuju speaker adalah 4,44A rms pada beban 8 Ohm.
Untuk transistor Driver saya rasa tidak ada permasalahan daya karena ia mengkosumsi arus yang tidak besar., hanya 11mA rms saja.
Semakin kecil nilai beban speaker, maka kosumsi arus pada transistor Final akan semakin besar.
Jika semakin besar, maka akan menimbulkan panas yang berlebihan.
Ketika beban adalah 4 Ohm, nampak arus yang melewati 2 set transistor adalah sebesar 6,18A rms atau 3,09 Arms setiap 1 set transistor Final. Ini sudah maksimum.
Output menuju speaker hingga 8,79A dan tentu saja memerlukan perlakuan lebih bagi jalur rangkaian.
Pastikan jalur rangkaian ini adalah tebal dan bukan melulu lapisan tembaga tipis pada PCB saja. ini sangat kurang.
LAYOUT PCB
Setelah rangkaian berhasil kita tes dengan macam-macam beban, selanjutnya adalah membikin Layout PCB.
Kita akan membikin kloningan Power Amplifier melalui PCB hasil rancangan sendiri.
Papan ini memerlukan luasan 100mm x 65 mm dan komponen yang menancap adalah lumayan padat.
Nampak di sini trimpot terletak di sisi tengah rangkaian untuk mempermudah Identifikasi bias transistor Final.
SCHEMATIC AKHIR KLONINGAN POWER JVC RX516VBK SUPPLY 60V
Di bawah ini adalah schematic diagram Modifikasi Power Amplifier JVC RX516VBK namun dengan tegangan supply 60VDC serta menggunakan 2 set transistor Final mp,er C5200/ A1943.
Ketika banyak peminat rangkaian ini silahkan menghubungi admin untuk mendapatkan PCb maupun kit modulnya.
Catatan ini tentang tulisan saya membuat Kloningan Power JVC RX450 menjadi 300W pada 2025, saat bulan peringatan kemerdekaan negeri saya.
RX450 adalah sebuah penerima radio dengan Amplifier di dalamya.Merupakan barang mewah pada era 80-an lalu. Sementara di negeri saya pada era yang sama masih belum masuk Radio mewah seperti buatan JVC ini.
Tapi saya bersyukur karena negeri saya saat ini perlahan namun pasti menuju kemajuanyang berarti.
Walaupun demikian, semangat untuk membikin kloningan power amplifier OCL masih menyala dalam sanubari ini, bahkan jiwa saudara saya sesama penghobi audio Home Brew atau OMBRO.
Table of Contents
SCHEMATIC AWAL
Hasil pangkas dan edit rangkaian Power Amplifier JVC seri RX450 adalah seperti gambar di bawah ini:
Rangkaian ini terdiri dari beberapa blok, yaitu:
Preamplifier Differensial,
Pengat tegangan atau Voltage Amplifier Stage,,
Cermin Arus,
Over Current Protection (OCP),
Driver dua tingkat,
Final Power Amplifier,
Speaker Protection.
Pada rencana gambar, Fitur Speaker Protection saya buang.
KOMPONEN TRANSISTOR YANG TERLIBAT
Selanjutnya untuk mempermudah mempelajari rangkaian ini maka saya listing terlebih dahulu spek transistornya.
Dari list transistor ini, ada yang harus saya sesuaikan untuk tegangan 60VDC pada skema akhir nanti.
MENGGAMBAR ULANG SKEMA KLONINGAN POWER JVC RX450 UNTUK RENCANA KLONING
Saya harus melakukan gambar ulang rangkaian ini untuk memastikan skema sudah benar dan sesuai dengan kaidah power amplifier.
Setelah tergambar lengkap, maka skema ini akan kita tes menggunakan tegangan DC dan menggunakan sinyal input berupa sinus murni.
SIMULASI TEGANGAN DC
Simulasi Tegangan Dc di sini adalah memberikan tegangan supply pada rangkaian untuk selanjutnya kita mengukur tegangan pada titik-titik yang kita sinyalir.
Pada gamabr ini nampak bahwa output spekaer sudah sesuai mendekati 0V.
Tegangan basis transistor Final juga telah sesuai.
Driver Power Amplifier pada sisi basis juga telah benar.
Servo Driver pada rangkaian jenis TEF juga telah ideal sekitar 3,6VDC.
Dengan demikian kita bisa menguji rangkaian ini dengan sinyal sinus 1kHz.
SIMULASI PADA BEBAN 8 OHM
Ketika rangkaian ini saya beri sinyal sinus 1kHz, rangkaian telah menampilkan output sinus dengan baik hingga 39Vp.
Note: rangkaian ini masih menggunakan tegangan DC simulasi sebesar 46VDC.
Sinyal input lebih dari 1,6 VAC sudah menimbulkan gambar sinus menjadi rusak. Ini berart input maksimum pada beban 8 Ohm adalah dibawah 1Vrms ( 2,8 Vp-p)
KOSUMSI ARUS AC PADA BEBAN 8 OHM
Selanjutnya rangkaian ini saya beri sebuah beban resistif sebesar 8 Ohm. Anggap saja ini adalah beban speaker 8 Ohm.
Simulasi mennjukkan bahwa arus yang terpakai transistor Final adalah hingga 3,53A rms.
Output ke beban adalah 5A rms pada beban 8 Ohm. Tegangan pada beban adalah 40Vrms.
Namun arus ini akan berubah menjadi besar apabila beban speaker kita turunkan ke angka 4 Ohm.
TES BEBAN 4 OHM
Pada beban 4 Ohm, tegangan output ideal menjadi menyusut ke angka 27Vp atau 19V rms.
Ini berarti GAIN rangkaian terjadi penurunan atau bisa juga transistor Final kurang.
Agar rangkaian ini bisa bekerja optimal pada beban 4 Ohm, maka GAIN transistor harus tinggi dan dissipasi transistor Final harus terpenuhi.
KOSUMSI ARUS PADA BEBAN 4 OHM
Pada saat rangkaian ini saya uji dengan beban 4 Ohm, transistor Final sepertinya mengambil arus yang lebih besar hingga 7,03A.
Sedangkan pada output menuju speaker mengantarkan arus hingga mendekati 10A, Angka ini adalah besar sekali dan perlu perlakuan wiring tersendiri.
Rangkaian Power Amplifier ini mampu mengeluarkan sinyal sinus murni hingga 40Vrms untuk beban 4 Ohm.
Angka sebesar ini sudah bisa membikin berisik speaker anda jika lokasinya Indoor.
SCHEMATIC MODIFIKASI KLONINGAN POWER JVC RX450 300W
Berikut ini adalah skema akhir dari rangkaian Power Amplifier JVC seri RX450 yang telah saya lakukan perubahan.
Menggunakan 3 set transistor Final nomer 2SC5200/ 2SA1943 yang berarti ada dissipasi maksimum hingga 450W walaupun Power ini akan menghasilkan daya keluaran tertinggi sampai 3350W pada beban 4 Ohm.
Hampir semua komponen ini mudah untuk anda peroleh di pasaran / toko. Baik secara offline maupun Online.
LAYOUT PCB KLONINGAN
Ukuran PCB 145mm x 70mm dan saya rasa ini sudah lumayan padat. Untuk ukuran transistor 3 set, ukuran ini sudah ideal.Hanya saja tata letak komponen perlu di perhatikan.
Saya bisa saja membikin tata letak komponen yang bagus berbaris, namun beresiko memerlukan ukuran PCB yang lebih besar.
Di sini saya juga menyertakan gambar penampakan layout sisi Atas dan sisi Bawah untuk adan contoh dalam praktek anda di meja kerja anda.
Selalu gunakan komponen transistor Final yang asli agak tidak mudah rusak terlebih pada saat terpasang pada tegangan supply di atas 50VDC.
Modifikasi power KENWOOD K9921 ke 200W di sini adalah sebuah ide untuk menaikkan daya keluaran dari sebuah schematic power amplifier lawas era akhir 70-an.
Saya tertarik melakukan ini karena rangkaian Power Amplifier yang lumayan sederhana dan berpeluang untuk upgrade ke daya yang lebih besar.
Menurut Schematic aslinya, transistor Final yang terpakai adalah nomer 2SC2461dengan spek 150W menurut DATASHEETS nya.
Power ini berjenis QUASI NPN karena hanya menggunakan transistor NPN saja untuk sisi Final Outputnya.
Jika melihat schematic aslinya, sepertinya ia semacam Power Ampli dengan 3 input Microphone dan 1 input AUX. Dalam schematic juga ada fitur Echo gaya lawas.
Selanjutnya saya mencoba untuk menggambar ulang rangkaian ini dan mengujinya dengan memberi supply DC 42VDC simetris serta memberi sinyal sinus 1Vrms 1kHz.
SPEK KOMPONEN
Berikut ini adalah catatan spek transistor sebagai bahan pertimbangan untuk kloniing rangkaian Power
PENGUKURAN DC UNTUK MODIFIKASI POWER KENWOOD K9921
Setelah rangkaian tergambar, maka saya mencoba memberi tegangan DC pada terminal Supply.
Tegangan supply sebesar 42VDC simetris.
Hasil output pada terminal adalah 57mV dan saya rasa ini masih belum ideal.
Rencanya setelah ini akan saya modifikasi menjadi lebih baik pada tegangan yang lebih naik.
PENGUKURAN DENGAN BEBAN 8 OHM
Ketika rangkaian ini terbebani oleh beban resistor sebesar 8 Ohm (anggap saja ini speaker), maka transistor final mengalirkan arus sebesar 2,19A rms.
Transistor Driver mengalirkan arus sebesar 14,1mA rms.
Tegangan output paling optimal adalah 35Vp atau 24,74V rms pada beban 8 Ohm atau daya sebesar 76W.
K
PENGUKURAN DENGAN BEBAN 4 OHM
Ketika beban rangkaian kita turunkan ke angka 4 Ohm, Arus yang melewati transistor Final naik menjadi 3,92A AC dan ini sudah melebihi kemampuan daya dari transistor Final.
Transistor Driver pun mengalami naik beban menjado 34,7mA AC atau sekitar 1,2W.
Ini sudah diluar kemampuan alir dari transistor Driver Q6 yang hanya memiliki kemampuan di bawah 1W.
Dengan beban 4 Ohm, rangkaian ini bekerja paling optimal pada output sebesar 32Vrms yang ini berarti arus yang mengalir ke speaker 4 Ohm adalah sebesar 32/4 = 8 Ampere RMS.
Dengan melihat simulasi ini nampak bahwa rangkaian menghasilkan output 32 Vp atau 22,6Vrms atau 128W pada beban 4 Ohm.
MODIFIKASI POWER KENWOOD K9921 KE WATT LEBIH BESAR
Untuk mewujudkan power Amplifier modifikasi yang lebih besar, maka langkah yang bisa kita lakukan adalah:
Naikkan tegangan ke 48VDC simetris untuk target output 200W pada beban 4 Ohm,
Power Amplifier TEF 64V JVC RXR73TN adalah sebuah unit Penerima radio era 90-an lalu yang memiliki kemampuan hingga 110W.
Table of Contents
SCHEMATIC POWER AMPLIFIER PADA RXR73TN
Hasil pangkasan dan edit dari power buatan JVC ini adalah berikut:
Tegangan Supply untuk rangkaian ini adalah 64VDC simetris.
Transistor Final Q769 dan Q771 menggunakan nomer 2SD2155 dan 2SB1429.
Menurut DATASHEETS nya, Transistor Final ini memiliki kemampuan hingga 150W.
PELUANG MODIFIKASI AMPLIFIER TEF 64V JVC RXR73TN
Dengan memperhatikan skema diagram rangkaian power ini maka saya merasa jika Power Amplifier ini masih bisa kita kloning.
Tegangan sebesar 64VDc ini tidak perlu kita ubah.
Cukup transistor Final nya saja yang kita tambah agar Power Amplifier ini akan mampu bekerja keras pada beban 4 Ohm.
Transistor Final bisa anda ganti dengan nomer andalan anda selama mampu bekerja keras pada beban 4 Ohm seperti SANKEN 2SC3858 dst maupun TOSHIBA 2SC5200 bahkan MJL21194/3.