MENYEDERHANAKAN KLONING POWER AMPLIFIER JBL SCS178

Menyederhanakan kloning Power Amplifier JBL kali ini saya terapkan pada sebuah schematic diagram Power JBL SCS178.

Fitur Muting, speaker Protektor dan overload Protektor saya buang hingga menyisakan rangkaian Power Amplifier inti saja.

JBL SCS178 pada lembar Servis Manualnya mengatakan bahwa ia memiliki kemampuan Cut Off Frekwensi di bawah 35Hz.

Sedangkan Cut Off untuk High Frek adalah antara 40Hz hingga 120Hz terpilih menggunakan sebuah Potensiometer.

Output power Amplifier Subwoofer ini adalah 100W dengan menggunakan transistor final TIP35C / TIP36C.

Skema hasil penyederhanaan ini selanjutnya akan saya buatkan Layout PCB untuk percobaan kloning.

SCHEMATIC AWAL

Berikut adalah potongan skema dari JBL SCS178 setelah pangkas dan edit.

SKEMA AWAL MENYEDERHANAKAN KLONING POWER AMPLIFIER JBL SCS178

Dari gambar di atas, ada beberapa fitur rangkaian yang saya buang dan hanya ambil pokok rangkaiannya saja.

Pada skema modifikasi, saya membuang transistor untuk Limit dan rangkaian Pengaman Speaker.

Simulasi mengunakan sinyal sinus menampilkan bentuk sinyal yang lumayan bagus. Pada tegangan supply 35VDc, Transistor final mengalirkan arus hingga 3 Ampere.

Sedangkan total arus output menuju beban 8 Ohm adalah sebesar 3,15A dan menimbulkan beda potensial hingga 25,2VAC.

Sepertinya rangkaian Power ini tidak cocok untuk beban speake 4 Ohm. Terbukti dengan hasil simulasi Osiloskop yang memperlihatkan sinyal yang terpotong dan bentuk gelombag sinus yang buruk.

Benar Arus yang melewati beban speker 4 Ohm adalah 5 Ampere, namun bentuk sinyalnya bagi saya lumayan buruk.

Kesimpulan sementara adalah Power Amplifier ini cocok untuk beban speaker 8 Ohm.

SKEMA FINAL DAN KLONING POWER AMPLIFIER JBL

Setelah melewati tes DC dan tes AC, maka kita memiliki sebuah gambar skema rangkaian Power kloning SCS178.

Tegangan supply yang akan kita mainkan adlah tetap 35VDC simetris.

Setelah gambar akhir ini selesai, maka kita buatkan rancangan Power Amplifier Kloningnya.

PCB kit ini memakan tempat hingga 100mm x 50mm. Lumayan padat untuk sebuah rangkaian power Kloning..

Schematic JBL lainnya juga ada di YOHAN FROM INDONESIA.

CROSSOVER ACTIVE JBL GTS300

Ampli Subwoofer dengan merk JBL dengan tipe GTS300 , yang menurut web review ampli mobil menyatakan jika power ini mampu mengeluarkan daya hingga 317 Watt rms pada beban spiker 4 Ohm dengan rangkaian CROSSOVER ACTIVE JBL yang bagus.

CROSSOVER ACTIVE JBL di dalam Power Mobil JBL GTS300
GTS300 buatan JBL

Transistor Final dari Ampli ini adalah type TIP35C DAN TIP36C, yang menurut datasheetnya mampu mengeluarkan daya hingga 125 Watt.

Sementara maksimum arus kolektor 10Ampere.

Rangkaian dalam ampli ini memakai 2 pasang transistor Final, yang berarti daya maksimum transistor ini mampu hingga 250Watt

Meskipun daya per channelnya hingga 120Watt RMS.

Rangkaian alat ini menggunakan Kelas A, supplai utama 35Volt simetris, dengan tambahan IC OPAMP  LM318 pada bagian awal. IC ini sendiri adalah jenis IC dengan slew rate tinggi ( 50V/nS ) sehingga mampu memproduksi suara subsonic sekalipun.

Subwoofer sendiri sebenarnya adalah hasil dari rangkaian Low Pass Filter (LPF ) seperti gambar hasil editan di bawah ini.

SKEMA CROSSOVER ACTIVE JBL

Berikut ini adalah skema Crossofer Aktif untuk frekwensi Low atau Subwoofer pada GTS300 ini.

KLIK GAMBAR UNTUK MEMPERJELAS

CROSSOVER ACTIVE JBL
Seksi CROSSOVER AKTIF pada ampli Subwoofer GTS300 buatan JBL

Rangkaian CROSSOVER ACTIVE JBL ini terdiri dari tiga tahap penguatan menggunakan operasional amplifier, yakni IC nomer TL072 untuk tahap1, TL074 pada tahap 2, dan NE5532 pada tahap akhir.

OPAMP tingkat pertama hanya memperkuat arus masuk dari inputan, kemudian pada tingkat kedua sang OPAMP bertugas sebagai filter aktif frekuensi atau bisa dikatakan dengan low pass filter.


Kemudian tingkat terakhir adalah dia sebagai penguat tegangan dari sinyal masuk sehingga output yang keluar sanggup menghasilkan level yang lebih besar dengan frekuensi cenderung frekuensi rendah.

Menurut saya jika mau menembak rangkain ini tidak begitu rumit seperti skema yang lainnya.