OCL 56V 180W ONKYO HTP450

OCL 56V 180W ONKYO HTP450 adalah sebuah Home Theater 5.1 dengan transistor Final berkemampuan 180W tegangan kerja 56VDC.

ONKYO HTP450 sendiri menurut servis manualnya mengatakan bahwa speaker Subwoofernya ia memiliki kemampuan 40W hingga 160W beban 4 Ohm.

Pada tulisan ini saya sajikan skema untuk Power Subwoofer-nya, walaupun sebenarnya Power Amplifier ini adalah berkarakter FLAT.

SCHEMATIC DIAGRAM OCL 56V 180W ONKYO

Berikut skema hasil pangkas dan edit dari HTP450

skema OCL 56V 180W ONKYO HTP450

Dengan melihat posisi transistor, maka saya bisa jelaskan Rangkaian Power ini sebagai berikut:

  • Preamplifier dengan saklar bungkam,
  • Penguat tegangan dengan translator sinyal,
  • Servo driver 2 tingkat,
  • Driver 2 tingkat, dan
  • Final Power.

Perhatikan diode D651yang menuju ke basis transistor Q503. Ini adalah fitur saklar Muting. Jika anda ingin mematikan fitur ini, cukup hubungkan anode dari D651 ke tegangan 0V.

Q501 dan Q502 adalah preamplifier. Sementara Q503 adalah sumber arus stabil bagi preamplifier.

GAIN rangkaian ini sebesar 30X dengan memperhatikan nilai resistor Feedback R507 (33K) terhadap resistor input R509 + R527 (1270 Ohm).

Q505 dan Q509 adalah penguat tegangan bagi preamplifier. Q509 bekerja langsung. Akan tetapi Q505 masih masuk ke Q510 melalui Q507 yang bertugas sebagai translator sinyal dan ada semacam aktif diode Q506.

Arus yang melewati Q506 dan R512 ini akan menimbulkan beda potensial bagi pin basis Q510 dan selanjutnya akan mengalami penguatan tegangan oleh Q510.

Q510 dan Q509 bertugas memperkuat tegangan namun memiliki selisih phasa yang saling berseberangan 180 derajat.

Q517 bertugas sebagai Servo Driver bagi rangkaian Power ini.

Trimpot R542 bertugas sebagai penentu tegangan bias pada transistor Final agar tidak terlalu besar yang mengakibatkan Overheating, namun tidak terlalu kecil yang mengakibatkan suara akan serak.

Q518 dan Q519 adalah Driver Amplifier tahap #1 dan Q513 dan Q514 sebagai Driver tahap #2.

Terakhir, Q515 dan Q516 bertugas sebagai Final Power Amplifier.

SPEK KOMPONEN OCL 56V 180W ONKYO HTP450

Selanjutnya adalah mengetahui spek dari komponen transistor pendukung dari rangkaian ini.

Nomer, Type, Pdc, Vce_Max, Ic_Max, hfe, File_pdf

  • 2SC2240, NPN, 300mW, 120V, 100mA, 200-700, UNDUH
  • 2SA949-Y, PNP, 800mW, -150V, -50mA, 120-240, UNDUH
  • 2SC2229-Y, NPN, 800mW, 150V, 50mA, 120-240, UNDUH
  • 2SC3423, NPN, 5W, 150V, 50mA, 80-240, UNDUH
  • 2SA933, PNP, 300mW, -40V, -100mA, 120-560, UNDUH
  • 2SC2235-Y, NPN, 0.9W, 120V, 0.8A, 80-240, UNDUH
  • 2SA965-Y, PNP, 0.9W, -120V, -0.8A, 80-240, UNDUH
  • 2SC5171, NPN, 20W, 180V, 2A, 50-320, UNDUH
  • 2SA1930, PNP, 20W, -180V, -2A, 50-320, UNDUH
  • 2SC5359, NPN, 180W, 230V, 15A, 55-160, UNDUH
  • 2SA1987, PNP, 180W, -230V, -15A, 55-160, UNDUH

PENGUKURAN TEGANGAN DC PADA HTP450

Setelah melakukan gambar ulang, maka saya mencoba untuk mengukur tegangan pada beberapa titik yang perlu untuk kita dapatkan informasi.

Berikut gambar dari hasil simulasi pengukuran.

gambar ulang skema OCL 56V 180W ONKYO HTP450

Dari gambar di atas maka kita memperoleh informasi berikut:

Output DC pada terminal speaker adalah -12.5mV. Sudah sesuai.

Tegangan basis pada transistor Final adalah +0.38V dan -0.4V.

Tegangan Kolektor-Emitor Transistor Servo Driver adalah +1.66V dan -1.70V. Initelah sesuai jika menggunakan teknik TEF.

Jika tidak menggunakan eknik TEF, maka tegangan Kolektor -Emitor biasanya adalah +1,05V dan -1.05V.

Arus untuk transistor Penguat tegangan Q4, Q7 dan Q8 adalah 4mA hingga 5mA..

Supply untuk Preamp Differensial adalah 2mA yang terbagi untuk transistor Q1 dan Q2 masing-masing 1 mA.

Arus untuk transistor Driver hingga Final Power adalah dibawah 10mA DC pada saat tidak ada sinyal masuk. Namun akan berubah naik ketika ada sinyal masuk hingga order Ampere.

KEMUNGKINAN KLONING RANGKAIAN POWER INI

Skema Power ini sepertinya mudah untuk kita lakukan kloning mengingat jumlah komponen yang tidak begitu banyak dan tidak rumit.

Skema Power ONKYO lainnya dalam blog ini ADA DI SINI.

Untuk melihat skema ONKYO lainnya DI SINI juga ada.

BLOGSPOT tentang ONKYO juga tersedia.

SKEMA OCL 180 WATT DRIVER 931

Tulisan ini saya beri judul OCL 180 Watt Driver 931 karena ia berasal dari saduran skema Power Amplifier buatan ROTEL dengan seri 931.

Driver 931 maksudnya adalah skema Power Amplifier buatan ROTEL931 akan tetapi sampai rangkaian drivernya saja.

Anda lah yang akan menambahi Transistor Final Powernya. Tegangan untuk rangkaian ini semula adalah simetris 27 Volt DC.

Akan tetapi setelah saya teliti lebih lanjut dengan software simulasi, maka rangkaian ini mampu sampai 45 Volt secara simetris.

Dengan demikian maka power amplifier ini akan mampu menghasilkan daya audio hingga 180 Watts pada beban 4 Ohm.

Ini berarti anda memerlukan 2 pasang transistor jengkol 3055/2955 (100 Watt ) atau 1 pasang transistor SANKEN 2SC3858/2SA1494 yang memiliki kemampuan hingga 200 Watt.

SKEMA DRIVER 931

Berikut ini adalah skema hasil gambar ulang rangkaian Driver Power ROTEL931 yang saya beri nama DRIVER 931 ini:

DRIVER 931
KLIK UNTUK MEMPERBESAR

Dari skema ini nampak bahwa rangkaian Driver ini terdiri dari beberapa blok yang bisa saya jelaskan sebagai berikut:

  • Preamplifier
  • Penguat Tegangan
  • Servo Driver
  • Driver Amplifier

Berikut ini adalah penjelasannya.

PREAMPLIFIER DIFFERENSIAL

Q1 dan Q2 adalah preamp differensial dari rangkaian ini.

Sinyal dari input ini akan masuk ke basis Q1 via R1.

R2 adalah resistor untuk bias basis Q1.

C2 untuk filter noise mencegah frekwensi terlalu tinggi agar tidak ikut ter-amplifikasi.

R4 dan C3 adalh semacam filter untuk pencegah feedback.

R3 adalah resistor bias untuk Transistor Penguat tegangan Q4.

Q3 adalah fixed bias untuk transistor differensial ini dengan mendapatkan sinyal tetap dari 2 diode dan resistor R6.

PENGUAT TEGANGAN

Q4 bertugas sebagai penguat tegangan. Sinyal yang masuk lewat R3 ini lumayan kecil dan tegangannya juga sangat kecil.

Memerlukan transistor ini untuk memperkuat tegangannya.

Mulai dari R10, Q6, hingga Q7 ini arus terkendali dari transistor Q4 ini.

Transistor Q5 adalah limiter arus untuk Q4.

Ketika arus pada Q4 adalah lebih dari 7mA, maka transistor Q5 akan menghantar dan ini akan mengakibatkan Q6 akan terkurangi arus biasnya karena sinyal drop dari Q5.

SERVO DRIVER

Servo Driver di sini adalah Q7. Ia bertugas sebagai pembatas arus idle bagi transistor Final Power.

Ketika tidak ada sinyal, maka sebisa mungkin arus pada transistor final output adalah mengecil sehingga tidak menghasilkan panas yang berlebihan.

Trimpot pada basis Q7 inilah yang bertugas untuk membatasi arus idle bagi transistor Final Output.

DRIVER AMPLIFIER

Q8 dan Q9 bertugas sebagai penguat arus pertama bagi Q4 dan Q6.

Karena Q4 dan Q6 menghantarkan arus yang kecil maka ini tidak bisa masuk ke speaker yang ber-impedansi sangat rendah.

memerlukan transistor Driver ini untuk memperkuat sinyal ini.

Dan ini saja masih belum cukup untuk mengaliri speaker. Anda masih memerlukan sepasang maupun 2 pasang transistor Final Output untuk menghasilkan audio yang anda inginkan.

Rangkaian DRIVER 931 ini cocok untuk anda yang ingin mencoba audio dengan tingkat kesulitan rendah dan resiko kerusakan yang rendah.

CATATAN SIMULASI DRIVER 931

Rangkaian ini telah saya simulasikan dengan software pembikin PCB bernama PROTEUS dan memperoleh beberapa catatan antara lain:

  • Sinyal input adalah 1Vrms dengan frekwensi 1kHz.
  • Impedansi output rangkaian ini adalah 150 Ohm. Ini berarti anda memerlukan satu tingkat lagi blok FINAL POWER agak mendapatkan impedansi yang lumayan rendah sehingga mampu menggerakkan daun speaker.
  • Output Driver ini adalah 17Vp-p pada beban 150 Ohm. Ini berarti masih memungkinkan menghasilkan 54Vp-p jika menggunakan transistor Final Power.
  • Semakin besar nilai resistor trimpot IDLE untuk Servo Driver, maka semakin kecil tegangan untuk mengisi transistor Final Power.
  • Pada saat tegangan Power supplai dinaikkan menjadi angka 45 Volt simetris, maka tegangan output pada rangkaian ini tetap 17Vp-p akan tetapi masih bisa menghasilkan tegangan output hingga 36Vp-p namun harus menaikkan tegangan input sinyal ke angka 2,0 Vrms.

BACA JUGA

SKEMA POWER DALAM BLOG INI (BACA SINI)

SKEMA AUDIO BLOGSPOT YOHAN (LINK DI SINI)

MACAM-MACAM SKEMA POWER DAN MIXER BUILT UP (LINK ADA DI SINI)

OCL 180 WATTS LUXMAN M4000

Tulisan ini tentang sebuah skema gambar ulang OCL 180 Watts LUXMAN buatan era 70 an.

Seri ini adalah M4000 yang menurut beberapa reviewer adalah terbit pada tahun 1975.

Pada era 70-an, transistor daya tinggi 2SC805 dan 2SA

SCHEMATIC OCL 180 WATTS LUXMAN

Skema bisa anda peroleh pada LINK INI. Hasil pangkas ADA DI SINI.

Berikut ini adalah skema hasil gambar ulangnya:

POTONGAN SKEMA POWER OCL 180 WATTS LUXMAN
KLIK UNTUK MEMPERJELAS

Dari skema ini maka kita bisa tahu bahwa rangkaian ini menggunakan tegangan 2 sumber, yakni simetris 67VDC dan simetris 56VDc.

Tegangan 67V untuk mensupplai preamp dan penguat tegangan, 56 Volt untuk driver amplifier dan Power Amplifier.

Transistor:

  • Q201, Q202 = 2SA810
  • Q203, Q204 = 2SC805
  • Q205 = 2SA762
  • Q1, Q3 = 2SC1431
  • Q2 =2SC1904
  • Q4 = 2SC1745
  • Q5 = 2SA855
  • Q6 = 2SC783
  • Q7 = 2SA483
  • Q8, Q10 = 2SD424
  • Q9, Q11 = 2SB554

BACA JUGA

SKEMA POWER DALAM BLOG INI (LIHAT SINI)

SKEMA POWER BLOGSPOT YOHAN (BACA SINI)

KUMPULAN SKEMA POWER BUILT UP (BACA SINI)