Modifikasi Power Amplifier menjadi OCL 150W JVC JAS8 adalah sebuah ide untuk mengubah rangkaian Power lawas menjadi 150W, 200W, 300W dan 400W.
Table of Contents
SCHEMATIC AWAL
Berikut ini adalah schematic Diagram rangkaian Power Ampli buatan JVC seri JAS8.
g
GAMBAR ULANG DAN SIMULASI
Untuk bisa memastikan kloningan ini akan berjalan lancar maka saya harus membikin gambar ulang dan melakukan testing pada rangkaian tersebut.
TES DC
Hasil simulasi DC mengatakan jika output dari rangkaian ini adalah -1,7mV dan ini sangat ideal karena mendekati 0,0mV.
Tegangan basis transistor Final juga tidak terlalu besar, yaitu pada angka +0,51V dan -0,51V.
Servo Driver juga bekerja normal pada angka +1,19VDC dan -1,06VDC.
UJI SINYAL AC
Beluma ada hasil
MODIFIKASI POWER OCL 150W JVC JAS8
Modifikasi power bisa kita lakukan dengan jalan menaikkan tegangan Supply dan mengubah transistor Final serta komponen pendukung lainnya.
MODIFIKASI KE 150W
Untuk memodifikasi Power ini ke angka 150W, maka setidaknya transistor Final harus kita ganti dengan yang memiliki kemampuan hingga 150W seperti 2Sc5200 / 2SA1943.
MODIFIKASI KE 200W
Untuk modifikasi power menjadi output 200W, setidaknya harus menggunakan transistor Final dengan kemampuan hingga 200W seperti MJL21194 / MJL21193.
Namun arus yang terpakai untuk menghasilkan output hingga 200W pada beban 4 Ohm adalah sekitar 4,48A dan arus yang mengalir ke speaker adalah 6,38A.
Ini adalah skema hasil modifikasi JVC JAS8 modifikasi tegangan ke angka 48VDC.
300W MASIH MAMPU
Menaikkan daya dari Power ini masih memungkinkan. Tapi saya belum tertarik untuk membikin skema rancangannya.
Akan ada update untuk artikel ini beberapa waktu ke depan.
Selanjutnya ada sambungan rangkaian berupa Tone Control yang terhubung dengan titik A, B dan C pada gambar di atas.
Rencananya rangkaian ini akan tidak saya pakai dan saya akan ganti komponen transistor yang terlibat pada schematic ini.
MEMBUANG TONE CONTROL
Dengan membuang Tone Control, maka karakter Power Amplifier ini akan kita bikin FLAT.
GAMBAR ULANG
Saya harus melakukan gambar ulang rangkaian Power Amplifier JAS10 ini dan memberi tegangan tes berupa arus DC pada terminal supply sebesar 27V.
Pada simulasi ini nampak bahwa tegangan output ke terminal speaker adalah 45mV.
Tegangan basis transistor Final adalah +0,48V dan -0,38V.
Driver amplifier pada pin basis terukur +1,15V dan -1,08V.
Walaupun masih belum ideal, namun angka ini sudah menunjukkan bahwa gambar ulang telah berhasil.
Perbaikan nilai resistor dan kapasitor ini kita lakukan setelah gambar ini termodifikasi pada tegangan dan daya yang kita inginkan.
MODIFIKASI KE 150W
Untuk menjadikan rangkaian ini memiliki output hingga 150W, maka setidaknya tegangan supply kita naikkan ke angka 42VDC.
Beberapa komponen ada yang telah saya ganti sehingga menjadi gambar seperti di bawah ini.
Tegangan pada terminal output menunjukkan angka 4,77mV, basis transistor Final 0,56V dan -0,56V, tegangan kolektor emitor pada Servo Driver adalah 1,2V dan -1,2V.
Ini sudah sesuai dengan rencana.
Selanjutnya jika rangkaian ini kita beri sinyal 1Vrms dan beban 4 Ohm, maka nampak bahwa transistor Final mengambil arus hinga 4,0A dan tegangan beban adalah 22,8Vrms.
Setelah menganggap rangkaian ini berhasil, maka kita menyisakan schematic Diagram JVC JAS10 versi tegangan 42VDC simetris dan membuang Tone Control.
Tidak sampai di sini, kita masih bisa mencoba untuk menaikkan tegangan supply dari rangkaian ini demi mengejar output yang lebih besar.
Dengan menaikkan tegangan hingga 60VDC, maka kita mengharapkan Power Amplifier ini akan menghasilkan keluaran hingga 300W pada beban 4 Ohm.
MODIFIKASI 300W JVC JAS10
Ketika kita melakukan setup untuk tegangan supply 60V, transistor final harus kita tambah menjadi 2 set karena 1 set transisrtor hanya mampu sampai 150W saja.
KArena ada 2 set, maka kosumsi arus pada transistor Final naik menjadi2 x 3,37A atau 6A pada tegangan 60VDC.
Dibawah ini adalah schematic Diagram JVC JAS10 setelah membuang Tone Control dan menaikkan tegangan supply ke angka 60VDC.
Modifikasi OCL ke 300W JVC JAS5 ini adalah sebuah catatan sebuah schematic buatan era 90-an yang berdaya kecil yang kemudian modifikasi menjadi daya besar.
JAS5 adalah varian produk Solid State Stereo Integrated Amplifier buatan JAPAN VICTOR COMPANY
Table of Contents
SCHEMATIC AWAL
Di bawah ini adalah schematic Diagram potongan dari JVC seri JAS5.
Tegangan supply untuk rangkaian adalah 34VDC simetris.
Dengan angka sebesar ini maka daya keluar dari Power Amplifier adalah tidak sampai 100W pada beban 4 Ohm.
Dan ini benar saja karena melihat nomer transistror Final 2Sc1030 sepertinya ia adalah transistor daya kecil.
Pada rangkaian ini tidak ada Servo Driver. Ia hanya mengandalakan Diode bias yang menghubungkan 2 basis transistor Driver transistror X407 dan X409.
Namun pada rangkaian ini menyediakan 3 buah trimpot untuk tugas DC- Offsett dan V-bias transistor Final.
Menurut Servis Manualnya, arus Diam pada transistor Final terjaga pada angka 10mA hingga 20mA.
SPEK KOMPONEN
Berikut adalah catatan spek transistor yang terlibat dalam rangkaian ini
Selanjutnya saya mencoba untuk melakukan gambar ulang atas skema awal di atas.
Hasil gambar dan simulasi menunjukkan bahwa output rangkaian adalah -1,2mV.
Tegangan basis transistor juga menujukkan angka +0,43V dan -0,43V.
Sementara itu tegangan antar Basis Driver menunjukkan angka 2,2VDC (+1,2V dengan -1,2V).
Resistor R4 yang bertugas sebagai resistor drop preamplifier ada beda potensial 1,2VDC. Berarti Q1 mengalirkan arus hingga 0.67mA.
RV1 bekerja dengan baik sebagai DC Offset. RV2 bekerja dengan baik sebagai Set bias untuk transistor Final.
Dengan demikian maka rangkaian ini sudah benar dan siap untuk kita modifikasi.
SEMULA 30W MODIFIKASI OCL KE 300W JVC
Di bawah ini adalah hasil simulasi pengukuran pada rangkaian Power Amplifier JAS5.
Arus yang melewati transistor Final adalah 3A tiap-tiap transistor.
Jika tegangan yang bekerja adalah 60V, maka angka 3,00A adalah terlalu besar.
Arus yang melewati transistor Driver sebesar 420mA atau Dissipasi daya sebesar 25W. Ini sudah mendekati ideal.
Perlu dicatat jika arus yang mengalir ke arah speaker harus kita perhatikan karena ia teraliri arus hingga 9A rms untuk beban 4 Ohm.
Jika PCB tipis maka harus kita beri tambahan lapisan timah maupun tembaga.
SKEMA AKHIR VERSI SUPPLY 60VDC
Gambar skema di bawah ini adalah hasil modifikasi rangkaian Power Amplifier JVC JAS5 yang telah saya ubah menjadi 300W dan menggunakan transistor Power 2 set C5200/A1943.
Akan ada bahasan menyusul tentang Layout dan PCB dari rangkaian ini.
Membuat kloningan Power JVC RX516VBK menjadi 300W sepertinya masih bisa kita lakukan karena komponen yang erlibat dalam rangkaian ini lumayan sedikit dan lumayan sederhana.
Pada rangkaian aslinya, RX516VBK adalah penerima radio AM/FM Stereo yang menyertakan Power Amplifier di dalamnya.
Rangkaian Power Amplifier di dalam radio penerima ini memiliki kemampuan hingga 65W pada beban 8 Ohm.
Namun jika memperhatikan tegangan supply sebesar 56V, maka masih memungkinkan untuk menghasilkan daya keluaran hingga 300W.
Inilah yang kemudian menjadi alasan saya untuk mencoba menaikkan daya ke angka yang lebih besar.
Table of Contents
SKEMA AWAL
Berikut adalah hasil pangkasan skema rangkaian Power Amplifier buatan JVC seri RX516VBK.
Note: ada kesalahan gambar pada rangkaian ini seperti resistor R015 semestinya terhubung ke basis Q012.
Total transistor yang terlibat adalah 8 buah mulai dari Preamp hingga Final Power Amplifier.
Tegangan supply untuk rangkaian Preamp adalah -18VDC, angka hasil drop resistor dan Diode Zener.
Transistor Power untuk rangkaian ini menggunakan nomer
SPEK KOMPONEN
berikut adalah spek komponen yang terlibat dalam rangkaian Power Amplifier ini.
GAMBAR ULANG DAN SIMULASI RANGKAIAN KLONINGAN POWER JVC RX516VBK
Gambar ulang adalah wajib dllakukan apabila kita ada kepentingan ingin membikin kloningan rangkaian ini.
Setelah tergambar, maka kita harus lakukan tes rangkain untuk memastikan jika apa yang telah kita gambar adalah telah benar dan sesuai.
TES DC
Tes DC di sini adalah simulasi memberikan tegangan DC untuk mensupply rangkaian ini.
Rangkaian simulasi menggunakan tegangan yang sama dengan Supply, yaitu 54VDC simetris.
Hasil simulasi DC pada rangkaian ini lumayan bagus. Angka output adalah di bawah 10mV.
Tegangan basis pada transistor Final +0.463V dan -0,459V dan ini masih aman.
TES SINYAL SINUSDENGAN BEBAN
Jika tes rangkaian menggunakan tegangan DC telah berhasil, maka kita bisa melakukan uji rangkaian ini dengan menggunakan sinyal sinus murni berfrekwensi 1kHz dengan level tegangan 2,8Vp-p atau 1Vrms.
Ketika beban 8 Ohm terpasang pada output rangkaian ini, nampak bahwa transistor Final mengambil arus sebesar 3,14A rms untuk 2 buah transistor.
Jika menggunakan 1 set transistor Final maka kemungkinan untuk mencapai output 300W mustahil tercapai.
Sedangkan arus output menuju speaker adalah 4,44A rms pada beban 8 Ohm.
Untuk transistor Driver saya rasa tidak ada permasalahan daya karena ia mengkosumsi arus yang tidak besar., hanya 11mA rms saja.
Semakin kecil nilai beban speaker, maka kosumsi arus pada transistor Final akan semakin besar.
Jika semakin besar, maka akan menimbulkan panas yang berlebihan.
Ketika beban adalah 4 Ohm, nampak arus yang melewati 2 set transistor adalah sebesar 6,18A rms atau 3,09 Arms setiap 1 set transistor Final. Ini sudah maksimum.
Output menuju speaker hingga 8,79A dan tentu saja memerlukan perlakuan lebih bagi jalur rangkaian.
Pastikan jalur rangkaian ini adalah tebal dan bukan melulu lapisan tembaga tipis pada PCB saja. ini sangat kurang.
LAYOUT PCB
Setelah rangkaian berhasil kita tes dengan macam-macam beban, selanjutnya adalah membikin Layout PCB.
Kita akan membikin kloningan Power Amplifier melalui PCB hasil rancangan sendiri.
Papan ini memerlukan luasan 100mm x 65 mm dan komponen yang menancap adalah lumayan padat.
Nampak di sini trimpot terletak di sisi tengah rangkaian untuk mempermudah Identifikasi bias transistor Final.
SCHEMATIC AKHIR KLONINGAN POWER JVC RX516VBK SUPPLY 60V
Di bawah ini adalah schematic diagram Modifikasi Power Amplifier JVC RX516VBK namun dengan tegangan supply 60VDC serta menggunakan 2 set transistor Final mp,er C5200/ A1943.
Ketika banyak peminat rangkaian ini silahkan menghubungi admin untuk mendapatkan PCb maupun kit modulnya.
Catatan ini tentang tulisan saya membuat Kloningan Power JVC RX450 menjadi 300W pada 2025, saat bulan peringatan kemerdekaan negeri saya.
RX450 adalah sebuah penerima radio dengan Amplifier di dalamya.Merupakan barang mewah pada era 80-an lalu. Sementara di negeri saya pada era yang sama masih belum masuk Radio mewah seperti buatan JVC ini.
Tapi saya bersyukur karena negeri saya saat ini perlahan namun pasti menuju kemajuanyang berarti.
Walaupun demikian, semangat untuk membikin kloningan power amplifier OCL masih menyala dalam sanubari ini, bahkan jiwa saudara saya sesama penghobi audio Home Brew atau OMBRO.
Table of Contents
SCHEMATIC AWAL
Hasil pangkas dan edit rangkaian Power Amplifier JVC seri RX450 adalah seperti gambar di bawah ini:
Rangkaian ini terdiri dari beberapa blok, yaitu:
Preamplifier Differensial,
Pengat tegangan atau Voltage Amplifier Stage,,
Cermin Arus,
Over Current Protection (OCP),
Driver dua tingkat,
Final Power Amplifier,
Speaker Protection.
Pada rencana gambar, Fitur Speaker Protection saya buang.
KOMPONEN TRANSISTOR YANG TERLIBAT
Selanjutnya untuk mempermudah mempelajari rangkaian ini maka saya listing terlebih dahulu spek transistornya.
Dari list transistor ini, ada yang harus saya sesuaikan untuk tegangan 60VDC pada skema akhir nanti.
MENGGAMBAR ULANG SKEMA KLONINGAN POWER JVC RX450 UNTUK RENCANA KLONING
Saya harus melakukan gambar ulang rangkaian ini untuk memastikan skema sudah benar dan sesuai dengan kaidah power amplifier.
Setelah tergambar lengkap, maka skema ini akan kita tes menggunakan tegangan DC dan menggunakan sinyal input berupa sinus murni.
SIMULASI TEGANGAN DC
Simulasi Tegangan Dc di sini adalah memberikan tegangan supply pada rangkaian untuk selanjutnya kita mengukur tegangan pada titik-titik yang kita sinyalir.
Pada gamabr ini nampak bahwa output spekaer sudah sesuai mendekati 0V.
Tegangan basis transistor Final juga telah sesuai.
Driver Power Amplifier pada sisi basis juga telah benar.
Servo Driver pada rangkaian jenis TEF juga telah ideal sekitar 3,6VDC.
Dengan demikian kita bisa menguji rangkaian ini dengan sinyal sinus 1kHz.
SIMULASI PADA BEBAN 8 OHM
Ketika rangkaian ini saya beri sinyal sinus 1kHz, rangkaian telah menampilkan output sinus dengan baik hingga 39Vp.
Note: rangkaian ini masih menggunakan tegangan DC simulasi sebesar 46VDC.
Sinyal input lebih dari 1,6 VAC sudah menimbulkan gambar sinus menjadi rusak. Ini berart input maksimum pada beban 8 Ohm adalah dibawah 1Vrms ( 2,8 Vp-p)
KOSUMSI ARUS AC PADA BEBAN 8 OHM
Selanjutnya rangkaian ini saya beri sebuah beban resistif sebesar 8 Ohm. Anggap saja ini adalah beban speaker 8 Ohm.
Simulasi mennjukkan bahwa arus yang terpakai transistor Final adalah hingga 3,53A rms.
Output ke beban adalah 5A rms pada beban 8 Ohm. Tegangan pada beban adalah 40Vrms.
Namun arus ini akan berubah menjadi besar apabila beban speaker kita turunkan ke angka 4 Ohm.
TES BEBAN 4 OHM
Pada beban 4 Ohm, tegangan output ideal menjadi menyusut ke angka 27Vp atau 19V rms.
Ini berarti GAIN rangkaian terjadi penurunan atau bisa juga transistor Final kurang.
Agar rangkaian ini bisa bekerja optimal pada beban 4 Ohm, maka GAIN transistor harus tinggi dan dissipasi transistor Final harus terpenuhi.
KOSUMSI ARUS PADA BEBAN 4 OHM
Pada saat rangkaian ini saya uji dengan beban 4 Ohm, transistor Final sepertinya mengambil arus yang lebih besar hingga 7,03A.
Sedangkan pada output menuju speaker mengantarkan arus hingga mendekati 10A, Angka ini adalah besar sekali dan perlu perlakuan wiring tersendiri.
Rangkaian Power Amplifier ini mampu mengeluarkan sinyal sinus murni hingga 40Vrms untuk beban 4 Ohm.
Angka sebesar ini sudah bisa membikin berisik speaker anda jika lokasinya Indoor.
SCHEMATIC MODIFIKASI KLONINGAN POWER JVC RX450 300W
Berikut ini adalah skema akhir dari rangkaian Power Amplifier JVC seri RX450 yang telah saya lakukan perubahan.
Menggunakan 3 set transistor Final nomer 2SC5200/ 2SA1943 yang berarti ada dissipasi maksimum hingga 450W walaupun Power ini akan menghasilkan daya keluaran tertinggi sampai 3350W pada beban 4 Ohm.
Hampir semua komponen ini mudah untuk anda peroleh di pasaran / toko. Baik secara offline maupun Online.
LAYOUT PCB KLONINGAN
Ukuran PCB 145mm x 70mm dan saya rasa ini sudah lumayan padat. Untuk ukuran transistor 3 set, ukuran ini sudah ideal.Hanya saja tata letak komponen perlu di perhatikan.
Saya bisa saja membikin tata letak komponen yang bagus berbaris, namun beresiko memerlukan ukuran PCB yang lebih besar.
Di sini saya juga menyertakan gambar penampakan layout sisi Atas dan sisi Bawah untuk adan contoh dalam praktek anda di meja kerja anda.
Selalu gunakan komponen transistor Final yang asli agak tidak mudah rusak terlebih pada saat terpasang pada tegangan supply di atas 50VDC.
Power Amplifier TEF 64V JVC RXR73TN adalah sebuah unit Penerima radio era 90-an lalu yang memiliki kemampuan hingga 110W.
Table of Contents
SCHEMATIC POWER AMPLIFIER PADA RXR73TN
Hasil pangkasan dan edit dari power buatan JVC ini adalah berikut:
Tegangan Supply untuk rangkaian ini adalah 64VDC simetris.
Transistor Final Q769 dan Q771 menggunakan nomer 2SD2155 dan 2SB1429.
Menurut DATASHEETS nya, Transistor Final ini memiliki kemampuan hingga 150W.
PELUANG MODIFIKASI AMPLIFIER TEF 64V JVC RXR73TN
Dengan memperhatikan skema diagram rangkaian power ini maka saya merasa jika Power Amplifier ini masih bisa kita kloning.
Tegangan sebesar 64VDc ini tidak perlu kita ubah.
Cukup transistor Final nya saja yang kita tambah agar Power Amplifier ini akan mampu bekerja keras pada beban 4 Ohm.
Transistor Final bisa anda ganti dengan nomer andalan anda selama mampu bekerja keras pada beban 4 Ohm seperti SANKEN 2SC3858 dst maupun TOSHIBA 2SC5200 bahkan MJL21194/3.
Pada tulisan ini saya ingin menyampaikan sebuah informasi tentang Power Amplifier dengan 2 rangkaian berbeda JVC RXR7000UF yang terkenal pada era 90-an lalu.
Yang membikin saya penasaran di sini adalah rangkaian Power amplifier yang menggunakan transistor jenis Darlington.
Table of Contents
APA SAJA 2 RANGKAIAN BERBEDA JVC RXR7000UF INI
Berikut ini adalah 2 buah schematic Diagram yang mengisi Power Ampli buatan JVC ini:
SISI KIRI DAN KANAN
Power Sisi kiri dan kanan ini menggunakan tegangan supply 56VDC simetris.
Transistor Final menggunakan pasangan Darlington nomer 2SD2390 / 2SB1560 dengan spek 130W, 150V, 10A, >5000X (DATASHEETS).
Rangkaian Power Amplifier ini masih memungkinkan untuk anda lakukan kloning karena tergolong sederhana dan mudah.
Pada rangkaian ini terdapat Servo Driver dan Over Curent Limiter (OCP).
SURROUND KIRI KANAN
Pada rangkaian Surround kiri kanan ini hampir mirip rangkaiannya dengan yang sebelumnya.
Perbedaan ada pada rangkaian Penguat Tegangan.
Rangkaian nomer 2 ini menggunakan LED untuk tugas stabillizer arus bagi Penguat Tegangan Q805.
Pada rangkaian ini, Fitur Muting yang melibatkan diode pada blok preamplifier dapat anda hilangkan jika membikin kloningan rangkaian ini.
Modifikasi Power Amplifier JVC RXR77BK adalah sebuah ide rancangan untuk modifikasi rangkaian sehingga menjadi Power Amplfieir dengan kemampuan daya yang lebih tinggi.
Pada bentuk aslinya JVC seri ini adalah sebuah COMPUTER CONTROLLED RECEIVER yang merupakah radio penerima dengan audio bagus di era tersebut.
Di negeri KONOHA, pada tahun yang sama masih menggunakan radio penerima AM yang gelombang pancarnya masih MW ( Medium Wave antara 450kHz – 1605kHz) dan SW (Short Wave).
Table of Contents
Di negeri asalnya RX77BK ini termasuk perangkat audio mewah pada era awal 90-an.
Dan pada tahun 2025 ini atau setelah 35 tahun kemudian, saya mencoba untuk memodifikasi rangkaian ini untuk menjadi power dengan daya yang lebih besar.
SCHEMATIC ASAL
Berikut ini adalah Schematic Diagram
Tegangan kerja pada rangkaian RX77BK adalah 64VDC simetris. Dengan demikian maka akan memungkinkan output 250W pada beban 8 Ohm atau 300 Watt pada beban 4 Ohm.
Namun dalam kenyataannya Power Amplifier ini tersedia dalam satu paket Amplifier dan speaker buatan JVC sendiri sebagai pasangannya..
Pabrik Amplifier ini mematok GAIN rangkaian hanya maksimum sampai 130W saja untuk memastikan keluaran audio ini masih enak terdengar dan rangkaian Power Amplifier tidak bekerja berat.
Jika saya memperhatikan skema di dalamnya, rupanya Power Amplifier ini menggunakan nilai GAIN yang lumayan besar.
Ini berarti kepekaan rangkaian Power adalah sangat tinggi.
SPEK KOMPONEN MODIFIKASI POWER AMPLIFIER JVC RXR77BK
Sebuah schematic Diagram lawas akan saya coba sulap dan modifikasi Power OCL JVC menjadi 400W ini saya dapatkan dari sebuah Servis Manual era 90-an.
Dalam schematic ini rupanya menggunakan transistor Final jenis Darlington yang di negeri kita masih kurang terkenal daripada transistor bipolar umumnya.
Menurut JVC produsen dari seri RX884RBK ini, ia hadir dalam 120W output stereo untuk beban 8 Ohm. Dan saya rasa ini memang benar jika melihat kemampuan dari transistor Final jenis darlington yang mampu hingga 150W.
Power Amplifier ini telah melibatkan sistim Digital dan melibatkan remote Control untuk seluruh sistemnya.
Table of Contents
Ada banyak fitur di dalam alat ini. Namun hanya Power Amplifier nya saja yang saya ambil dan ceritakan ke anda.
SCHEMATIC DIAGRAM POWER AMPLIFIER
Berikut ini adalah potongan schematic Diagram dari RX884 setelah pangkas dan edit.
Blok rangkaian terdiri dari:
Preamplifier,
Penguat Tegangan,
Servo driver,
Over Current Protection, dan
Darlington Amplifier.
Supply untuk rangkaian ini adalah 49VDC simetris. Dengan perhitungan matematis, maka tegangan sebesar ini transistor akan mampu menghasilkan audio hingga 150W pada beban 8 Ohm.
Namun jika beban adalah 4 Ohm, maka transistor ini akan mengalami overheating karena transistor akan dipaksa untuk mengalirkan arus hingga 2 kali nilai biasanya.
Secara kalkulasi, dengan tegangan 49VDC akan mengahasilan power Output hingga 215W pada beban 4 Ohm.
Dari gambar diatas nampak bahwa rangkaian Power Amplifier ini menggunakan transistor Darlington pada bagian Outputnya.
Dengan model Darlington, maka tidak ada Driver Amplifier. Ia adalah langsung menuju Final Power Amplifier.
SPEK TRANSISTOR POWER AMPLIFIER JVC RX884RBK
Berikut adalah informasi spek komponen dari transistor pendukung rangkaian Power Amplifier ini.
Resistor internal pada transistor darlington adalah 70 Ohm.
GAMBAR ULANG DAN SIMULASI MODIFIKASI POWER OCL JVC
j
MODIFIKASI POWER OCL JVC KE 400W
Untuk memodifikasi rangkaian Power ini menjadi 400W, maka tegangan supply setidaknya adalah sebesar 65VDC.
Namun ketika kita menaikkan tegangan supply ke angka 65V, komponen yang berhubungan dengan daya akan mengalami overheating.
Komponen ini antara lain adalah resistor dan Transistor.
Karena itu kita harus mengetahui dahulu berapa nilai arus yang mengalir pada transistor maupun resistor.
Beberapa langkah yang dilakukan untuk menaikkan daya menjadi 400W antara lain adalah:
Menaikkan tegangan supply menjadi 65VDC simetris,
Mengubah transistor Final yang semula adalah Darlington menjadi transistor biasa namun dengan daya yang lebih besar,
Menambahkan transistor Driver Amplifier,
Menaikkan daya dari transistor VAS dan Servo Driver,
Mengubah resistor bias untuk transistor Preamplifier,
GAIN dari rangkaian ini kita sesuaikan,
MODIFIKASI POWER OCL JVC ini akan menjadi lebih murah jika kita menggantikan transistor Final yang semula adalah berjenis Darlington menjadi transistor sejuta umat seperti 2SC5200/ 2SA1943.
SIMULASI MODIFIKASI POWER OCL JVC DENGAN BEBAN 4 OHM
Ketika beban kita ubah ke angka 4 Ohm, maka bentuk gelombang output sudah tidak sinus murni lagi.
Ini dikarenakan arus yang melewati beban tidak sesuai dengan perkiraan,
Rupanya transistor yang bekerja mengalami penurunan GAIN, sehingga tegangan yang semula adalah 60Vp tidak sampai 60Vp pada titik beban.
Hitungannya adala sebagi berikut:
Tegangan sinus pada transistor VAS adalah 60Vp namun berarus 4mA.
Driver Amplifier 1 umumnya memiliki kemampuan GAIN 20x hingga 50x. maka arus yang melewati transistor Driver maksimum adalah 4 x 50 = 200mA.
Final Power memiliki kemampuan GAIN antara 10x hingga 30X, maka arus yang melewati transistor Final power maksimum adalah 200mA x 30 = 6A.
Pada beban 4 Ohm, memerlukan arusyang lumayan besar bahkan 2 kali daripada saat menggunakan beban 8 Ohm.
SKEMA FINAL
Selanjutnya di bawah ini adalah schematic Diagram hasil modifikasi Power OCL ini yang telah menggunakan tegangan supply 65VDC simetris.