TONE CONTROL BIAMP 28 MIXER

Berikut ini saya tampilkan skema tone control biamp, Mixer kuno buatan BIAMP 28, dari AS.

Pada era 80an, Mixer ini termasuk Mixer yang hebat pada jamannya.

Barangnya mahal dan berteknologi maju pada saat itu walaupun di kemudian hari skema dari mixer ini adalah “biasa”.

KLIK GAMBAR UNTUK UKURAN LEBIH BESAR

Penampilan Mixer BIAMP 28

SKEMA TONE CONTROL BIAMP

Beriktu ini adalah skema tone control hasil pangkas dan edit dari panduan servis BIAMP 28:

KLIK GAMBAR = BESAR

tone control biamp 28
Seksi TONE CONTROL pada mixer BIAMP 28

R126 dan R127 bisa anda ganti dengan 1K2,  karena 1K1 tidak ada di pasaran ( yang terjual di pasaran biasanya standart E24).

Untuk semua elko yang nonpolar juga bisa anda ganti dengan elko biasa 47uF/50V, karena elko 47uF/50V NP sulit mencari.

R30 yang bernilai 30K bisa anda ganti dengan 33K. Kemudian kapasitor milar pada area potensio range yang nilainya 0,012 ( 12nF ) bisa di ganti dengan 15nF.

Menurut manualnya, untuk potensio High mampu mengolah freq di atas 8,5 kHz 18dB, Low mampu mengolah freq di bawah 50Hz 18dB, untuk potensio Freq mampu memilih freq 140Hz sampai dengan 8,5kHz dan potensio Range mampu melakukan Boost maupun Cut hingga 12 dB.

IC dari tone control BIAMP ini termasuk IC low noise karena menggunakan input JFET.

Selamat mencoba.

PREAMP 11 POT DYNACORD

Postingan ini tentang sebuah skema edit preamp 11 pot Dynacord, sebuah mixer terkenal era 90-an: DYNACORD POWERMATE 1600.

Mixer ber power amplifier ini termasuk mixer yang kebanyakan audiophiller mempergunakan untuk sound system skala pentas sederhana yang membutuhkan daya audio level menengah.

Biasanya mixer dengan power ampli ini mereka pakai pada ruangan tertutup dan ruangan tidak lebih besar dari 2000 meter persegi.

INFO SEKITAR PREAMP 11 POT DYNACORD PM1600

Power mate 1600 berarti ia adalah mixer 16 kanal dan menghasilkan daya total hingga 1000 Watt 2 kanal. 1000 Watt di sini untuk beban 4 Ohm.

16 kanal di sini maksudnya adalah 12 kanal mono dan stereo.

input yang terkalkulasi menjadi ( 1×12 )+ ( 2 x 2 )=16.

Ada fitur LO CUT Filter 80Hz dengan angka penekanan hingga 18dB.

Selanjutnya mixer ini ada memiliki rangkaian tone control 4 potensio yang bertugas untuk mengatur nada HI-LO-MID-MID Range atau ada yang mengatakan sebagai Tone Control Parametris.

SKEMA PREAMP EDIT UNTUK PREAMP 11 POT DYNACORD

Skema asli preamp silahkan ambil DI SINI.

Servis manual berisikan 8 halaman yang berisikan skema preamp, master, dan power amplifier.

Di bawah ini adalah skema hasil edit dari skema aslinya.

PREAMP 11 POT DYNACORD
Seksi Preamp 11 pot pada Mixer DYNACORD POWERMATE1600

Dari skema di atas dapat kita bagi menjadi beberapa blok, yaitu:

  • Pertama PREAMP,
  • LO CUT filter,
  • VOICING FILTER,
  • PARAMETRIC MIDDLE FREQ CONTROL,
  • HI LO CONTROL
  • terakhir AUX FADER

Pada blok preamp menggunakan IC OPAMP NE5532 dan melibatkan transistor nomer 2SB737 dan BC550. Potensio GAIN senilai 5K ada pada rangkaian ini.

Sinyal balan dari microphone maupun LINE ini selanjutnya menjadi sinyal UNBALAN oleh I1AA.

IC I2AA bertugas sebagai LO CUT atau HI PASS FILTER pada rangkaian ini. Pada saat saklar LO CUT aktif maka akan terjadi penekanan frekwensi 80HZ hingga 18dB.

VOICING filter pada I3AA adalah sebuah filtur milik mixer ini untuk memperjelas nada middle yang keluar dari microphone.

Selanjutnya adalah semi parametrik equalizer yang menggunakan IC OPAMP I4AA sebagai komponen aktif. Ia mengendalikan GAIN frekwesi MIDDLE dan mengatur RANGE Frekwensi MIDDLE.

Setelah terproses untuk nada Middle, maka sinyal akan masuk ke IC I5AA sebagai Tone Control HI dan LOW.

PENJELASAN PREAMP 11 POT DYNACORD

Tegangan kerja untuk rangkaian ini adalah 15VDC simetris.

Khusus IC Tone Control menggunakan IC OPAMP seri TL072, sementara yang lainnya menggunakan nomer NE5532.

Tugas potensio masing-masing adalah:

  • GAIN PREAMP
  • MID GAIN
  • MID RANGE
  • HI REQ GAIN
  • LO FREQ GAIN
  • PANPOT
  • AU 1 ( Monitor )
  • Aux_ 2 ( untuk Effek1 )
  • AUX 3 ( Effek 2 )
  • PRE FADER AUX1 ( untuk Mon maupun Eff )

X

TONE CONTROL KENWOOD KA6004

TONE CONTROL KENWOOD KA6004 adalah rangkaian tone control pada sebuah amplifier era 70-an produk dari KENWOOD yang memiliki kemampuan audio Output hingga 40 Watt pada beban 8 Ohm setiap kanal tone.

Rangkaian power amplifiernya bisa anda baca DI SINI.

Pada amplifier ini saya hanya ambilkan rangkaian Tone Control nya saja.

Yang mana ia adalah mirip dengan tone control yang banyak beredar di kalangan pecinta ombro Indonesia.

Salah satu kit tone control yang mirip dengan skema ini adalah TC007.

Terkenal karena banyak terpakai oleh audiophiller sejak akhir era 80-an.

SKEMA TONE CONTROL KENWOOD KA6004

Berikut ini adalah skema gambar ulang atas Seksi Tone Control pada Amplifier Kenwood ini.

tone control kenwood ka6004
Seksi Tone Control pada KENWOOD KA6004

Rangkaian Tone Control ini menggunakan tegangan supplai tunggal 45VDC. Tidak ada resistor pembatas arus seperti pada tone control TC007.

Meskipun demikian, ini tidak ada masalah karena saya melihat nilai resistor kolektor dari transistor terakhirnya sudah berukuran lumayan besar.

Sehingga tegangan output DC pada kolektor transistor output Tone control ini tidak begitu besar.

Semua transistor adalah menggunakan 2SC1416.

PREAMP TONE CONTROL SILVER CREST CK100

CK100 adalah amplifier 100 Watt dengan tone control SILVER CREST yang penggunaannya di peruntukkan bagi alat musik keyboard. Beberapa info mengatakan bahwa amplifier ini buatan orang Indonesia era 2010 dengan nama perusahaannya yaitu SINERGI MUSIK INDUSTRI.

Ampli kibot ini memakai speaker 12 inchi dan ada tersedia speaker tweeter di dalam kotak speakernya.

Saya mengatakan bahwa ampli ini telah beredar di Indonesia karena ampli ini telah ada dijual di toko online maupun toko daratan dengan harga yang bermacam-macam.

Berikut ini adalah contoh beberapa toko online yang menjual amplifier antara lain :

MC GRUP dengan harga 28xx Ribu.

MUSIK PRODUKTIV 17 dengan harga 28xx ribu.

JNC POINT dengan harga 28xx ribu.

Penampakan ampli adalah seperti berikut:

SKEMA TONE CONTROL SILVER CREST

Sementara itu pada fitur tone control pada ampli kibot buatan SILVER CREST ini terdapat 3 buah potensio untuk mengatur nada, yakni TREBLE, MIDDLE dan BASS.

Skema hasil edit adalah seperti di bawah ini:

KLIK UNTUK MEMPERBESAR

TONE CONTROL SILVER CREST
Seksi tone control pada ampli SILVER CREST CK100

Sinyal dari kibot atau gitar atau microphone TONE CONTROL SILVER CREST akan masuk ke OPAMP untuk mengalami penguatan sinyal.

Dari gambar ini nampak bahwa rangkaian tone contol menggunakan prinsip semi equalizer, yaitu pembanding sinyal antara pin inverting dengan pin non inverting.

OPAMP pertama bertugas sebagai penguat sinyal . Selanjutya OPAMP yang nomer dua bertugas sebagai penguat master. OPAMP nomer 4a bertugas untuk memfilter sinyal MIDDLE , dan terakhir OPAMP 4b bertugas sebagai equalizer.

ANEKA 4 TONE CONTROL AMC WELTRONICS

Artikel ini berisikan aneka skema tone control dari macam-macam alat audio AMC buatan WELTRONICS.tone

TONE CONTROL AMC1100

AMC1100 adalah sebuah Preamplifier stereo buatan WELTRONICS yang berisikan tone control untuk TREBLE dan BASS.

Preamp ini telah menggunakan OPAMP low Noise NE5532 dan merupakan OPAMP paling bagus di jamannya.

TONE CONTROL AMC
Seksi tone control pada Preamp AMC1100

Prinsip rangkaian tone control dari AMC 1100 adalah sistim feedback untuk OPAMP. Tidak seperti tone control gaya baxandall, tone control ini menggunakan prinsip feedback negatif dari output. Sementara sistim amplifikasi tone control adalah menggunakan sistim penguat non Inverting.

Sinyal dari potensio volume ini akan masuk ke OPAMP dan OPAMP akan melakukan penguatan atas sinyal tersebut. Adapun besar penguatan sinyal ini tergantung dari nilai yang dihasilkan oleh potensio tone kontrol masing-masing.

TONE CONTROL AMC 3025

AMC 3025 adalah sebuah Integrated Amplifier buatan WELTRONICS pada era 80-an.Ia mampu menghasilkan daya hingga 30 Watt.

Sementara itu untuk rangkaian tone controlnya menggunakan 2 potensio untuk mengatur nada TREBLE dan BASS. Pad era ini telah menggunakan IC OPAMP NJM2068 yang pada saat itu adalah IC terbaik dan low noise.

TONE CONTROL AMC
Seksi tone control pada AMC 3025

Tone control ini ,menggunakan 2 tingkat amplifikasi. Tingkat pertama untuk memperkuat sinyal yang berasal dari potensio volume dan tingkat selanjutnya adalah penguat sinyal tone control yang menggunakan gaya BAXANDALL.

Tegangan supplai untuk OPAMP ini adalah simetris 15VDC yang mana tegangan + terhubung pada pin 8 dan tegangan – terhubung pada pin 4.

TONE CONTROL AMC AMC 3100A SATU OPAMP

AMC3100A adalah Integrated Amplifier era 80-an yang menghasilkan daya audio hingga 2 x 100 Watt pada beban 4 Ohm. Sementara itu seksi tone controlnya menggunakan tegangan supplai sebesar 15VDC simetris.

OPAMP untuk tone control menggunakan NJM2068D yang merupakan IC low noise pada saat itu.

TONE CONTROL AMC
Tone Control pada amplifier AMC 3100A

Rangkaian tone control ini menggunakan 1 OPAMP untuk pengolahan nada. Sinyal masuk setelah potensio volume akan mengalami penguatan sinyal oleh OPAMP. Selanjutnya sinyal yang telah kuat ini masuk ke jaringan tone kontrol yang terdiri dari 2 potensio untuk TREBLE dan BASS saja.

Tone Control ini menggunakan prinsip feedback negatif OPAMP yang lebih mirip dengan equalisasi sinyal audio.

TONE CONTROL AMC AMC AV81 LAWAS

AMC AV81 adalah sebuah produk Pre-Amplifier era 80-an dengan macam-macam input.

Tone control pada alat ini menggunakan prinsip BAXANDALL dengan kopling elco ( C207 ). Ini berarti harus ada resistor feedback yang terhubung antara pin Output dengan pin Input Inverting ( R211 ).

TONE CONTROL AMC

Menurut skema servis manual menyebutkan bahwa rangkaian ini menggunakan IC OPAMP nomer NE5532.

Demikian aneka skema tone control AMC buatan WELTRONICS AMC ini.

ANEKA 4 TONE CONTROL YORKVILLE

Posting kali ini berisikan aneka skema 4 TONE CONTROL YORKVILLE yang saya ambil dari power amplifier, mixer dan produk audio mereka.

Skema yang saya ambil adalah dari alat tertentu, yaitu yang menggunakan komponen utama transistor dan IC. Sedangkan untuk skema yang menggunakan komponen utama lampu tabung maupun lilitan tidak saya ikutkan.

TONE CONTROL YORKVILLE PADA MC12D

4 TONE CONTROL YORKVILLE
Sumber: YORKVILLE_COM

MC12D adalah sebuah mixer audio 12 kanal buatan YORKVILLE Kanada pada era 90-an. Memiliki total 4 potensiometer untuk mengatur nada TREBLE, BASS, MID serta MID RANGE.

Mixer ini memiliki fitur potensio yang panjangnya hingga 10cm, sehingga memungkinkan bagi seorang operator mixer untuk mencampur banyak input dengan akurat.

Berikut ini adalah skema seksi tone control pada mixer buatan YORKVILLE dengan type MC12D.

4 TONE CONTROL YORKVILLE
Seksi tone control pada mixer YORKVILLE type MC12D

TONE CONTROL YORKVILLE PM16

PM16 adalah mixer 16 kanal dengan amplifier di dalamnya buatan YORKVILLE. Ia berisikan 4 buah amplifier 800 Watt sehingga mampu menghsilkan daya total hingga 3200 Watt.PM adalah singkatan dari POWER MAX.

Tone control ini berisikan total 4 buah potensio untuk mengatur 3 band, yaitu TREBLE, MIDDLE, dan BASS.

4 TONE CONTROL YORKVILLE
Seksi tone control pada mixer YORKVILLE PM16

Rangkaian tone control terdiri dari 2 tingkat, yaitu tingkat pertama untuk mengatur nada TREBLE dan BASS, sementara tingkat satunya adalah untuk mengatur nada MIDDLE dan memilih RANGE FREQ MIDDLE.

TONE CONTROL YORKVILLE M810

M810 adalah mixer audio 8 kanal dengan amplifier di dalamnya. Power Amplifier ini menghasilkan daya hingga 2 x 400 Watt dan tepat untuk penerapan pencampur audio ruangan sedang, misalnya di dalam kafe, mall, studio mini bahkan kontrol alat panggung yang membutuhkan mixer tersendiri seperti drum, keyboard.

Tone control pada mixer ber-amplifier ini menggunakan 3 potensiometer untuk mengatur nada HI, MID DAN LOW.

4 TONE CONTROL YORKVILLE
Seksi tone control pada amplifier YORKVILLE M810 M1610

Rangkaian tone control ini menggunakan komponen utaman sebuah OPAMP dengan nomer TL072CP, yang termasuk OPAMP Low Noise pada era tersebut.

TONE CONTROL YORKVILLE PADA AMPLI LAWAS TRAYNOR YVM4

YVM4 adalah Amplifier dengan 4 kanal input buatan TRAYNOR YORKVILLE pada era 70-an. Setiap kanal memiliki tone control dengan 2 potensio, yaitu untuk TREBLE dan BASS.

Berikut ini adalah skema hasil edit dan pangkasannya.

4 TONE CONTROL YORKVILLE
Seksi tone control pada mixer lawas buatan YORKVILLE type YVM4

Skema tone control ini tidak menggunakan OPAMP, akan tetapi menggunakan transistor sebagai komponen utamanya. Transistor yang mereka pakai yaitu BC109C. Pada saat itu transistor nomer ini adalah transistor yang terkenal dan masih menggunakan kemasan kaleng aluminum,

Demikian aneka tone control YORKVILLE koleksi pak Yohan.

3 TONE CONTROL ALESIS

Artikel berisikan kumpulan skema tone control ALESIS yang saya ambilkan dari peralatan buatannya, yaitu mixer dan amplifier. Skema di bawah ini adalah hasil edit dan pangkas dari rangkaian aslinya, yaitu rata-rata adalah servis manual. Adapun skema yang menggunakan komponen utama dari lampu tabung maupun lilitan /induktor, tidak saya sertakan.

TONE CONTROL ALESIS SUMO GK1 300

SUMO GK1 adalah sebuah mixer dan power amplifier di dalamnya. Power Amplifier konon adalah memiliki kemampuan hingga 300 watt total kanal.

Sementara rangkaian tone controlnya menggunakan 2 OPAMP yang bernomer 4580. OPAMP ini termasuk komponen yang masuk dalam kategori low noise pada saat itu.

Dalam SUMO Gk1 ini ada 2 skema tone control yaitu untuk kanal input dan master tone control.

TONE CONTROL PADA KANAL INPUT

Sinyal input berasal dari rangkaian mic preamp masing-masing kanal. Sinyal audio ini masuk ke U5-A untuk mengatur tone control HIGH dan LOW, sementara OPAMP kedua terpakai untuk amplifikasi sinyal yang berasal dari tone control.

Komponen pendukung untuk HIGH adalah potensio VR1-A, kapasitor C15, dan resistor R23.

Untuk LOW adalah Potensio VR-2, R20, C13, R21, R22, C14, R04, R24.

Untuk komponen resistor presisi bisa kita ganti dengan komponen yang ada di pasaran, yaitu yang rata-rata menjual resistor dengan standart E24.

TONE CONTROL PADA MASTER OUTPUT

Sementara itu pada rangkaian master out, tone control ada memiliki potensio MID. Ia tersedia pada OPAMP yang kedua.

Rangkaian tone control pada master out ini menggunakan 3 tingkat amplifikasi, yakni tingkat pertama untuk mengatur nada HI dan LOW, tingkat kedua untuk MID , serta tingkat ketiga adalah memperkuat sinyal dari pengatur nada untuk masuk ke tingkat selanjutnya.

TONE CONTROL ALESIS STUDIO 32

STUDIO32 adalah mixer 16 kanal microphone atau 32 kanal stereo. Dalam 1 kanal ada 1 inputan MIC dan line stereo. Karena ada 16 input microphone maka total ada 32 kanal .

Mixer buatan era 90 ini memiliki aneka fitur yang audiophiller butuhkan untuk mencampur macam-macam input audio untuk hiburan maupun keperluan audio lainnya.

PENAMPAKAN

Berikut ini adalah penampakan dari mixer buatan ALESIS LIHAT DI SINI BROW.

SKEMA DIAGRAM

Setelah mendapatkan manual servis dari mixer ini, maka saya lakukan edit untuk menyajikan skema tone control dari mixer STUDIO 32. Berikut gambarnya.

Input rangkaian ini berasal dari output MIC preamp maupun LINE preamp.

Rangkaian tone control ini terdiri dari 5 potensiometer yang bertugas untuk mengatur MID, MID Q, MID FREQ, LOW dan HIGH.

Rangkaian ini memang bertujuan untuk membikin akurasi kontrol terutama pada nada MIDDLE, mengingat nada middle ini banyak terpakai untuk range macam-macam sumber nada.

Sumber nada ini bisa berupa vokal manusia maupun berupa nada dari sebuah alat musik, baik yang akustik maupun elektrik.

TONE CONTROL ALESIS MINIMIX16

MINImix 16:2 adalah mixer audio buatan ALESIS yang berisikan 16 kanal.

Sementara pada rangkaian tone control setiap kanalnya memiliki 3 potensio untuk mengatur nada, yaitu untuk HI,MID dan LOW.

Penampakan mixer adalah seperti di bawah ini:

Sumber: WORHTPOINT

Sedangkan di bawah ini adalah skema tone control dari MINImix 16:2. Rangkaian tone control ini menggunakan 1 OPAMP untuk mengurus tone control, 1 OPAMP lagi untuk memperkuat sinyal audio sehingga memiliki sinyal audio yang cukup kuat.

Beriku ini adalah skema hasil edit dan pangkasan dari TONE CONTROL ALESIS MINIMIX16:

Power supplai untuk OPAMP ini menggunakan tegangan simetris 15VDC, yaitu +15VDC untuk pin 8 dan -15VDC untuk pin 4.

OPAMP yang bertugas adalah 4580 yang merupakan IC low noise pada saat itu. Jika anda tertarik untuk membikin kloningan rangkaian ini, maka bisa anda ganti dengan nomer lain yang lebih murah seperti 4558 maupun TL072.

Demikian kumpulan skema tone control buatan ALESIS ini.

TONE CONTROL ACOUSTIC RESEARCH (1)

Postingan ini berisikan skema tone control buatan ACOUSTIC RESEARCH, antara lain seri X10.

Table of Contents

ACOUSTIC RESEARCH X10

X10 adalah amplifier buatan ACOUSTIC RESEARCH pada era 80-an. Sementara itu ampli ini memiliki tone control yang berisikan 3 potensiometer untuk TREBLE, MIDDLE dan BASS.

Review tentang power amplifiernya silahkan LIHAT DI SINI.

KLIK GAMBAR UNTUK MEMPERJELAS

ACOUSTIC RESEARCH
Tone control pada ACOUSTIC RESEARCH X10

Pada skema di atas nampak bahwa rangkaian ini memiliki fitur LOUDNESS, VOLUME, HI-CUT, TREBLE, MIDDLE, BASS dan ACTIF-BYPASS.

Fitur LOUDNESS pada skema ini terhubung ke CT atau center tap dari potensiometer volume. Anda harus menggunakan potensio yang memiliki center tap untuk membuat fitur LOUDNESS ini bekerja.

Rangkain HI CUT bisa anda tiadakan dengan menghubungkan langsung pin 2 dari potensio ke R2.

Jika anda merasakan GAIN dari rangkaian ini masih kurang kuat, maka naikkan value dari resistor feedback R6 dari semula 8K2 menjadi 47K hingga 220K tergantung selera.

Tegangan supplai membutuhkan simetris 15VDC.

Untukkepentingan ombro, anda bisa membuat sendiri rangkaian tone control ini karena ia hanya membutuhkan 1 buah OPAMp berisi 2 semacam 4558, NE5532 maupun TL072.

Hal yang tidak umum adalah hadirnya rangkaian feedback resistor pada OPAMp terakhir, yakni seri 2 resistor R16 dan R17 dan ada 1 buah kapasitor. Ini jarang dijumapi pada skema feedback tone control pada merk lainnya.

TONE CONTROL AKAI (1)

Halaman ini berisikan aneka skema tone control AKAI yang saya ambil dari macam-macam type dan macam -macam tahun pembuatan.

TONE CONTROL AKAI AAV25L

AAV25L adalah radio dan amplifier audio mewah buatan AKAI era 70-an.

Tone control dalam rangkaian amplifier ini tergolong unik karena gaya rangkaiannya tidak seperti rangkaian tone control lainnya.

KLIK LIHAT GAMBAR LEBIH BESAR

TONE CONTROL AKAI AAV25L

RAngkaian tone control ini menggunakan prinsip feedback OPAMP untuk mendapatkan hasil audio yang bagus dalam hal pengaturan nada nya.

ANEKA TONE CONTROL ARENA

Tone control Arena yang saya sampaikan ini adalah tone control buatan ARENA yang produksi sekitar era 60-an, yang mana pada saat itu transistor menjadi komponen teknologi maju dan produsen belanda ini telah membikin alat audio ini.

TONE CONTROL ARENA T2400, T2500

T2400 dan T2500 adalah sebuah radio penerima buatan ARENA yang produksi pada era 60-an. Pada saat itu teknologi transistor adalah teknologi maju untuk sebuah penerima audio karena pada era tersebut teknologi transistor masih pada segmen alat militer, alat kesehatan dan alat vital berteknologi maju.

Berikut adalah skema tone control seri T2400 dan T2500 buatan ARENA.

TONE CONTROL ARENA
Seksi tone pada ARENA T2400 T2500

Transistor menggunakan nomer BC114 yang pada era tersebut memiliki spesifikasi 0,2 Watt dan hfe hingga 200 ( SUMBER ) .

Sumber: RADIOMUSEUM_ORG

BC114 yang asli konon berkaki lapis emas dan termasuk transistor mahal pada jamannya.

TONE CONTROL ARENA T2600, T2700, T2800

Seri T2600 hingga 2800 memiliki kesamaan pada rangkaian tone control, hanya saja perbedaan pada nomer transistor. Seri T2600 menggunakan transistor nomer BC239 yang memiliki kemampuan daya 0,3 Watt dan HFE 200 kali ( SUMBER ).

TONE CONTROL ARENA
seksi tone T2600 T2700 T2800

Skema rangkaian tone control ini terdiri dari 4 blok yakni penguat awal, penguat arus, pengatur nada dan penguat tegangan output.

Penguat awal menggunakan Q4 ( Q5 ), penguat arus menggunakan Q6 ( Q7 ), dan penguat tegangan menggunakan Q8 ( Q9 ) yang kesemuanya menggunakan transistor BC239C.