DRIVER MTBO 2021 PCB 327

SKEMA DRIVER MTBO 2021 dapat kita ambil dari sebuah PCB kosongan dengan kode 327 buatan anak bangsa yang banyak beredar di pasaran online.

Skema PCB ini berisikan 3 OPAMP dan beberapa transistor. OPAMP bertugas sebagai pengubah sinyal balan menjadi unbalan, buffer amp sinyal dari potensio serta preamplifier.

Meskipun PCB ini adalah kit driver, namun driver amplifier ini menggunakan transistor dengan dissipasi daya hingga 150 Watt.

Beriku adalah penampakan PCB kosongannya:

SKEMA DRIVER MTBO 2021
CLICK TO ENLARGE

PCB ini memerlukan potensio mono untuk mengatur level output dari OPAMP pertama untuk masuk ke OPAMP kedua.

Melihat komponen yang terlibat dalam PCB ini, sepertinya rangkaian kit modul power ini adalah untuk tegangan supplai tinggi.

SKEMA DRIVER MTBO 2021

Berikut ini adalah skema hasil tracing pada PCB kosongan di atas:

SKEMA DRIVER MTBO 2021
CLICK TO ENLARGE

Tegangan simetris 15VDC berasal dari drop resistor 2K2 / 5 Watt

Q1 dan Q2 adalah sinyal translator dari output OPAMP untuk bisa masuk ke penguat tegangan Q5 dan Q6.

Sementara itu Q3 dan Q4 adalah transistor yang bertugas sebagai Over Current Protection alias pengaman arus lebih bagi transistor Final.

OCP + dan OCP- adalah sebuah terminal yang anda harus menghubungkan dengan emitor dari salah satu Transistor Final Power.

SEE ALSO

SKEMA BULDOZER 850 WATT

Karena tidak tersedia panduan rakit PCB untuk kit Power amplifier maka saya buatkan SKEMA BULDOZER 850 WATT yang beredar di negeri kita.

BULDOZER adalah nama judul kit Power Amplifier buatan anak bangsa yang menjadi pilihan untuk membikin Power Amplifier OMBRO.

PCB ini tersedia di toko online maupun lapak online. Toko penjual PCB kosongan di antaranya adalah MHL ELEKTRONIK.

Penampakan PCB bisa LIHAT SINI.

Pada PCB kosong nampak di sini rangkaian memiliki fitur:

Trimpot untuk DC Ofsett. Memutar angka 0V pada titik terminal speaker.

Trimpot Idle atau Servo Driver. Menentukan arus yang melewati transistor daya.

HASIL TRACING SKEMA BULDOZER 850 WATT

Setelah meneliti dan tracing PCB, maka mendapatkan informasi skema sebagai berikut:

SKEMA BULDOZER 850 WATT
Skema BULDOOZER hasil tracing PCB

Dari skema hasil tracing ini kita bisa lihat bahwa rangkaian Power menggunakan prinsip amplifier simetris.

Tegangan yang digunakan adalah 65V hingga 77Volt simetris.

Ada 2 OPAMP pada rangkaian awal yang bertugas untuk membikin sinyal balans menjadi unbalans oleh OPAMP pertama.

OPAMP yang kedua bertugas sebagai penguat arus dari output potensio.

PENJELASAN

Pada PCb mengatakan bahwa supplai power adalah antara 63Volt hingga 77VDC simetris. Ini secara matematika hanya akan menghasilkan daya maksmal hingga 243 watt pada beban 8 Ohm hingga 533 Watt pada beban 4 Ohm.

BACA JUGA

Skema power amplifier lainnya ( LINK ).

Macam-macam power dan Mixer built up ( LINK ).

SKEMA AQUAMEN 362

SKEMA AQUAMEN 362 adalah nama sebuah skema PCB atau KIT power Amplifier mono yang menggunakan 4 pasang Transistor Final Power Amplifier 2SC5200 / 2SA1943 dan sebagian toko elektro online menyatakan sebagai Kit Power 900 Watt.

Namun jika kita melihat final Power yang hanya 4 pasang ini maka daya maksimal yang bisa tercapai adalah 4x150W = 600 Watt.

Jika Daya yang ingin tercapai adalah 600 Watt, maka setidaknya memerlukan tegangan supplai sebesar 82Volt simetris untuk beban 4 Ohm.

Penampakan PCB adalah seperti LIHAT SINI.

Atau bisa juga CEK SINI.

TRACING SKEMA AQUAMEN 362

Berikut ini adalah skema hasil tracing pada PCB kosongan di atas:

SKEMA AQUAMEN 362
SKEMA AQUAMEN 362

Dari skema di atas dapat kita ketahui bahwa rangkaian ini adalah rangkaian simetris mulai dari awal input rangkaian hingga terminal output ke speaker.

Jika kita lihat kembali maka dalam rangkaian ini terdiri atas beberapa blok, antara lain:

  • Preamplifier,
  • Penguat Tegangan,
  • Servo Driver,
  • Driver Amplifier, dan terakhir adalah
  • Final Power Amplifier

Ada juga fitur rangkaian speaker Protektor, namun tidak saya ceritakan di sini.

PENJELASAN

Jika melihat skema maka sepertinya maksimum output pada rangkaian ini adalah 4 x 150W = 600 Watt pada setiap kanal.

Ini berarti PCB ini sebenarnya adalah untuk daya maksimum 600 Watt.

Akan tetapi jika anda menggantikannya dengan transistor nomer lain yang daya keluarnya adalah diatas 200 Watt maka ini boleh-boleh saja.

Andaikan Power Amplifier ini menggunakan beban 4 Ohm untuk mencapai daya 600 Watt maka setidaknya memerlukan tegangan supplai hingga 82 Volt simetris.

Memerlukan kehati-hatian dalam merakit Power dengan tegangan supplai di atas 65 VDC.

Kejutan DC listrik bisa saja terjadi.

BACA JUGA

LINK milik YOHAN from INDONESIA bisa anda baca pada link di bawah ini:

  • ANEKA SKEMA AMPLI DAN MIXER BUILT UP ( LINK ).
  • BLOGSPOT YOHAN ( LINK ).
  • SKEMA POWER DI BLOG INI ( LINK ).

POWER AMPLIFIER 120W GORILLA

Pada saat saya kelayapan di internet, saya menemukan sebuah skema berjudul Power Amplifier 120W GORILLA.

Penulis rangkaian ini mengatakan bahwa rangkaian ini sanggup menghasilkan daya hingga 120 Watt.

Setelah saya cek skemanya, ternyata ia hanya menggunakan transistor final seri TIP41C.

Ini berarti transistor ini hanya sampai 65 Watt saja.

SKEMA POWER AMPLIFIER 120W GORILLA

Berikut ini adalah skema Power Amplifier GORILLA:

AMPLIFIER 120W GORILLA
POWER AMPLIFIER 120W GORILLA

Skema Power ini sengaja tidak saya beri watermark karena bukan hasil gambar maupun editan saya.

Dari gambar rangkaian di atas, maka kita bisa simpulkan bahwa power amplifier ini menggunakan gaya sederhana karena hanya menggunakan total 10 transistor saja.

Sinyal input masuk ke Q6, Q9 sebagai pembanding sinyal input.

GAIN rangkaian ini berasal dari perbandingan nilai resistor feedback R21+R23 ( 33k+15k ) terhadap R input R20 ( 1K8).

Rangkaian ini tidak memiliki servo driver.

Namun memiliki fiitur OCP ( Over Current Protection ) yang bertugas untuk mencegah arus lebih pada transitor Final output.

OCP menggunakan transistor Q5 dan Q6.

Tentu saja AMPLIFIER 120W GORILLA ini akan menjadi murah ketika anda mencoba membikin kloningannya.

Komponen paling mahal di sini adalah transistor TIP41C.

Tegangan supplai yang diperlukan adalah 30 Volt simetris yang berarti kemampuan output dari rangkaian ini adalah tidak akan sampai 80 Watt karena kemampuan transistor final hanya sampai 65 Watt.

BACA JUGA

POWER AMPLIFIER LAINNYA ( LINK )

BLOGSPOT POWER AMPLIFIER ( LINK )

SKEMA POWER AMPLIFIER DAN MIXER BUILT UP ( LINK )

X

OCL 100W AUDIOPRO 40V

Sebuah skema lawas OCL Power Amplifieri buatan AUDIOPRO saya dapati saat kelayapan di internet dan mengatakan bahwa perlu tegangan 40V untuk output maksimum 100W sesuai transistor final.

INFO

AUDIOPRO adalah merk pabrik pembikin amplifier dari negeri Skandinavia yang terkenal pada era 80 hingga saat ini.

Namun jika saya perhatikan, merk AUDIOPRO kurang begitu terkenal di negeri kita mungkinkarena kalah bersaing dengan produk sejenis yang juga berasal dari negeri Eropa lainnya seperti dari negeri Inggris, jerman, Finlandia, Rusia,dan lainnya.

Di antara sekian banyak produk, saya mencoba meneliti skema Power mereka dengan seri A2 yang mereka buat pada era 80-an.

Produk yang terkenal dari AUDIOPRO pada era 80 adalah Subwoofer B250. KArena pada era tersebut Subwoofer adalah teknologi baru dan di negeri kita masih belum mengenal teknologi tersebut.

Menurut beberapa reviewer, power amplfieir seri A2 ini menghasilkan daya audio hingga 60 Watt pada beban 8 Ohm.

SKEMA EDIT OCL 100W AUDIOPRO 40V

Skema hasil pangkasan dan edit menjadi seperti gambar di bawah ini:

KLIK GAMBAR UNTUK MEMPERBESAR

OCL 100W AUDIOPRO 40V
OCL 100W AUDIOPRO 40V

Transistor final adalah 2Sc1186 yang berpasangan dengan 2SA1186 dengan kemampuan hingga 100 Watt ( DATASHEETS ).

PENJELASAN

Rangkaian ini sepertinya ada peluang untuk anda lakukan kloning. Hanya saja komponen yang terlibat di sini adalah lebih banyak daripada jumplah komponen pada rangkaian yang sejenis.

Dengan supplai 40 Volt simetis maka memungkinkan bagi power untuk menghasilkan daya audio hingga 100 Watt pada beban 8 Ohm dan beresiko jika menggunakan beban dibawah 4 Ohm dengan pertimbangan kemampuan dissipasi transistor Final Output maksimal hanya sampai 100 Watt ( DATASHEETS ).

BACA JUGA

  • POWER LAINNYA ( LINK )
  • SKEMA POWER DAN MIXER BUILT UP ( LINK )
  • BLOGSPOT YOHAN ( LINK )

EQUALIZER SEDERHANA BEHRINGER 4 FREKWENSI

Tone Control feedback bisa kita bikin sendiri dengan mencontoh skema equalizer dari amplifier buatan BEHRINGER yang bisa mengatur equalizer 4 kanal frekwensi secara sederhana.

Skema Equalizer sederhana ini saya peroleh dari amplifier BEHRINGER seri BX1800.

4 kanal frekwensi ini adalah untuk mengatur nada HIGH, HIGH MID, LOW MID dan LOW.

POTONGAN SKEMA

Berikut ini adalah potongan skemanya:

EQUALIZER SEDERHANA BEHRINGER
EQUALIZER SEDERHANA BEHRINGER 4 FREKWENSI

x

PENJELASAN SKEMA

X

SKEMA POWER LAINNYA ( LINK )

SKEMA POWER DAN MIXER BUILT UP ( LINK )

BLOGPOT YOHAN ( LINK )

GROUNDED OUTPUT 500W BEHRINGER

Grounded Output 500W Behringer di sini maksudnya dalah Rangkaian Power Amplifier 500W dengan menggunakan teknik output dari Power amplifier terhubung ke Ground yang jarang dikenal di negeri kita seperti tulisan saya tentang BEHRINGER ini.

Ini sama halnya dengan sebuah amplifier kelas GB ( GROUNDED BRIDGE ) yang mana travo Power untuk Supplai hanya ada 2 terminal saja tanpa adanya Center Tap ( CT ).

Di negeri kita, Power amplifier gaya Grounded Bridge masih kalah tenar dengan Power amplifier gaya OCL kelas AB, D, H bahkan kelas TD.

Sementara itu, BEHRINGER adalah nama produsen barang elektro yang terkenal di Indonesia sejak era 2010-an.

BEHRINGER sendiri adalah perusahaan dari Jerman yang berdiri sejak era akhir 80 dan terus berkembang hingga menajdi perusahaan audio besar.

Pada tulisan ini saya mencoba untuk menulis tentang sebuah skema Power buatan BEHRINGER yang menggunakan teknik Output Grounded.

Di antaranya adalah seri A500, yang konon memiliki kemampuan total 500 Watt. Daya total ini terbagi atas 2 kanal yang masing masing adalah 250 Watt.

SKEMA GROUNDED OUTPUT 500W BEHRINGER

Berikut adalah potongan skema dari BEHRINGER A500

GROUNDED OUTPUT 500W BEHRINGER
GROUNDED OUTPUT 500W BEHRINGER

Rangkaian ini memerlukan tegangan ekstra 15 Volt simetris untuk memberi catu daya pada area preamplifier.

OPAMP yang mereka pakai adalah seri 4580 yang merupakan OPAMP dengan fitur Low Noise.

GAIN rangkaian ini adalah hasil perbandingan antara resistor output R10 ( 20K ) terhadapa resistor input R64 ( 237 ).

Resistor R7 dan R6 adalah semacam resistor untuk virtual ground akan tetapi memberikan bias ) volt untuk OPAMP.

Output dari OPAMP ini akan masuk ke T9 dan T8 untuk penguatan tegangan.

Selanjutnya arus yang melewati R17 dab R18 akan diambil tegangan ambangnya untuk menyalakan transistor Final Power yag sebanyak 2 pasang itu.

Transistor Final Power menggunakan pasangan 2Sc5200 / 2SA1943 yang memiliki kemampuan hingga 150 Watt ( CEK SINI ).

SKEMA POWER LAINNYA ( LINK )

NPN SAJA DC SERVO PADA OCL ARCAM

Skema kali ini saya dapatkan dari sebuah Power Amplifier buatan ARCAM era 80-an yang menggunakan teknik OCL dengan transistor final hanya jenis NPN saja dan memiliki fitur DC Servo untuk stabilisasi penguatan atau GAIN.

INFO

Power ini adalah ARCAM seri DELTA60 yang menurut beberapa reviewer mampu menghasilkan daya hingga 60 Watt pada beban 8 Ohm.

Namun jika melihat skema Power ini yang hanya menggunakan supplai 39 Volt simetris, mana saya hitung bisa sampai 93 Watt pada beban 8 Ohm atau 137 Watt pada beban 4 Ohm.

Selanjutnya jika saya perhatikan pada Power amplifier ini menggunakan transistor final jenis NPN saja dengan nomer 2SD1046 maka daya keluaran adalah hingga 80 Watt saja.

SKEMA EDIT NPN SAJA DC SERVO

Berikut ini adalah skema hasil pangkasan dan edit dari skema aslinya:

NPN SAJA DC SERVO
DC servo amplifier buatan ARCAM dengan Tr final NPN saja

Dari potongan skema ini kita bisa mengetahui bahwa rangkaian ini terdiri dari banyak transistor.

PREAMP DAN DC SERVO AMPLIFIER

Tidak ada preamp differensial . Ia menggunakan transistor tunggal sebagai preamplifier.

GAIN rangkaian di sini adalah perbandingan antara nilai resistor feedback R56 ( 220K ) dan R57 ( 220K ) terhadap resistor emitor R30 ( 560 ).

Ada fitur DC Servo Amplifier yang menggunakan sebuah OPAMP seri LF351.

VOLTAGE AMPLIFIER STAGE

Q& dan Q8 bertugas sebagai Penguat tegangan dari sinyal audio yang masuk.

BACA LAINNYA

SKEMA POWER LAINNYA LINK INI.

SKEMA POWER DAN MIXER BUILT UP DI SINI.

BLOGSPOT YOHAN DI SINI.

OCL 150W 49V C5200 ARCAM

The article of OCL 150W 49V C5200 mean Power Amplifier made by ARCAM that uses Final Output transistor C5200 / 2SA1943 which has a power capability of up to 150 Watts with a supply voltage of 49 Volts simmetrically.

Power Schematic was taken from the ARCAM AVR250 series, a power amp made in the 2000 era.

The supply voltage in this circuit is 49 Volts which it possible to reaching an output power of up to 147 Watts at a load of 8 Ohms or 216 at a load of 4 Ohms.

SCHEMATIC OCL 150W 49V C5200

THis is a result of editing schematic of ARCAM AVR250:

OCL 150W 49V C5200 ARCAM
CLICK TO ENLARGE

The above scheme uses only a pair of Final Power transistors with the 2SC5200 / 2SA1943 series.

Block Diagram of circuit are:

  • Preamp Differensial,
  • Voltage Amplifier,
  • Servo Driver,
  • Over Current Protection,
  • Driver Power,
  • Final Power Amplifier.

The preamplifier in this circuit uses the Q402/Q403 current mirror feature.

Also uses the Q406/Q407 current stabillizer feature.

GAIN in this circuit is the ratio of resistance values between R412 (22K) to R410 (680).

If you want to change the GAIN value then you can change the value of R412 to the number you want.

The voltage amplifier in this circuit features a signal level stabilizer.

Which installs Q408 to locking the incoming signal to Q409/Q410 if it is too big.

Similarly to Q411, it served as a regular locking on Q412.

Q413 serves as the Servo Bias for Final Output transistors.

Q414 and Q415 are OCP transistors, where it works to dissipate the current entering the Driver transistor if there is too large an output current.

SEE ALSO

SKEMA POWER LAINNYA DI SINI.

BACA BLOGSPOT PAK YOHAN LINK INI.

BLOG SKEMA POWER DAN MIXER BUILT UP

NAMEC BTL SCHEMATIC 400

The article is about reviewing a NAMEC BTL SCHEMATIC, a Power Amplifier Module from Indonesia made by audio Holic home brewer that their PCB are available at online market in this country.

The driver Kits are using Bridge Tied Load as the output to get optimal output results.

INFO NAMEC BTL SCHEMATIC PCB

The working voltage in this circuit uses a symmetrical voltage between 45VDC to 65 VDC.

With this voltage, it possible to make audio output 250 Watts at 8 Ohm up to 400 Watts at 4 Ohm load.

Note: You need to have total 4 pairs of C5200/A1943 transistors to make your goal are successfully.

You can purchase the PCB online shop such as MHL ELEKTRONIK.

PCBs appearance is look LIKE THIS LINK.

SCHEMATIC NAMEC BTL SCHEMATIC

This is a result of tracing down from that PCB:

NAMEC BTL SCHEMATIC
Skema Tracing NAMEc BTL

From the schematic above you can see that the circuit is using the principle of passive BTL.

Passive BTL is a technique of changing the signal phase for the SPK- side by signaling from the SPK+ output to the second inverting power input via Resistor R29+R30.

Meanwhile, the second power on the input side goes to GROUND.

With a model like this, it is expected to achieve an output signal voltage of 2 x than usual.

The point is that if SPK+ is +45Vp against Ground, then SPK- is +45 but has a phase difference of 180 degrees.

So that at the SPK+ and SPK- points will produce voltages up to 90Vp-p.

Mathematically, if you use a supply voltage of 65VDC symmetrical and a 4 Ohm speaker load, then this series of kits will produce up to 760 Watts of power.

You need at least a total of 6 pairs of TOSHIBA 2SC5200 / 2SA1943 transistors for this circuit.

3 pairs for Power SPK+ and 3 pairs for Power both SPK-.

SEE ALSO:

  • OTHER POWER SCHEMATIC ( LINK )
  • BLOG PAK YOHAN ( LINK )
  • KOLEKSI SKEMA POWER BUILT UP ( LINK )