OCL 400W ALA DODDY79

OCL 150W bisa kita modif menjadi ampli OCL 400W ALA DODDY79, menurut bang DODDY berdasarkan pengalaman pribadi beliau.

Berikut ini adalah artikel kupasannya.

BLOG BANG DODDY79

Pada suatu hari ada komentar masuk ke timeline saya. Tersebutkan di situ bahwa akun tersebut memiliki sebuah blog keren SINI.

Dari halaman blog nya, saya tertarik tentang artikel yang ia tulis tentang  kemampuannya  memodifikasi sebuah ampli OCL 150W menjadi 400Watt dengan modal menaikkan Tegangan Travo , mengubah nomer Transistor final dan beberapa trik lainnya.

Skema menjadi seperti ini:

OCL 400W ALA DODDY79
Skema modif OCL 150W menjadi 400W. Sumber: ohmdoddy79_blogspot_com

Untuk ulasan rangkaian bisa menyimak langsung pada HALAMAN INI.

PENJELASAN SKEMA OCL 400W ALA DODDY79

Gaya skema tidak ada yang berubah.  Skema tetap skema OCL 150W yang legendaris ini. Tegangan naik menjadi 63VDC simetris.

Menurut hitungan saya, jika supply mampu sampai demikian tinggi, maka amplifier ini akan mampu menghasilkan power hingga ( 63*0,63)² / 4 = 394Watt.

Untuk informasi, angka 0,63 di sini adalah angka effisiensi dari ampli ini saya anggap sekitar 63%.

Berarti jika mampu mengeluarkan 400Watt adalah masih masuk logika seperti penjelasan detil dalam artikel bang Doddy ini.

Yang berubah dari skema OCL 400W ALA DODDY79 ini terhadap OCL 150W hanya value beberapa resistor, kapasitor dan jenis transistor.

Transistor mesti ganti karena tegangan yang semula hanya sekitar 35V naik hampir 2 kali lipat. Tentu saja membutuhkan rating daya yang 2 kali lipat pula.

Transistor Final menggunakan Transistor kotak atau biasa orang menyebut dengan Transistor SANKEN.

Orang Indonesia menyebut transistor kotak ini dengan SANKEN karena pada body transistor ada bertuliskan merk pembuat transistor ini.

OCL 150 WATT TRAVO KECIL BISAKAH?

OCL 150 Watt travo kecil bisakah? Sebenarnya masih bisa kita supplai dengan travo kecil. Bahkan 1 Ampere sekalipun.

Namun demikian, hasil audionya juga tidak akan bisa maksimal karena pada dasarnya ampli OCl 150Watt akan bekerja normal jika arus DC yang tersedia adalah lebih dari 3 Ampere dan tegangan kerja adalah lebih dari 20VDC simetris.

OCL 150W tidak selalu harus menggunakan travo yang di inginkan.

Semisal produsen kit ampli mengatakan jika harus menggunakan travo 24V dengan CT, Ampere 5A asli, maka berikut ini saya buatkan saran rangkaian untuk keadaan darurat, di mana OCl anda tetap bisa menyala ( walaupun tidak optimal dan asal berbunyi normal saja ) walaupun tidak sampai volume penuh misalnya.

SOLUSI 150 WATT TRAVO KECIL

Berikut ini adalah gambar ilustrasi OCl di supplai dengan travo yang sesuai dengan permintaan

KLIK GAMBAR UNTUK MEMPERJELAS

150 WATT TRAVO KECIL
STANDART POWER SUPPLAI

MODIF UNTUK TRAVO NON CT

Berikut ini adalah gambar ilustrasi Power anda disupplai dari travo yang tidak ber CT.

KLIK GAMBAR UNTUK MEMPERJELAS

150 WATT TRAVO KECIL
Tanpa CT pun sebuah travo masih bisa kita pakai untuk mensupplai kit OCL 150W

Dengan bermodalkan travo 24V tanpa CT, dan Amperenya kecilpun bisa kita pakai untuk menyalakan Power Amplifier anda. Syaratnya adalah Elco yang anda pakai harus berkapasitas besar. Saya sarankan lebih besar dari 4700uF. Sementara tegangan kerja elco cukup 50V saja biar awet sedikit.

MODIF TRAVO CT TAPI BERTEGANGAN AC KECIL

Berikut ini adalah ilustrasi Power di supplai dari travo ber CT tapi tegangannya terlampau kecil.

150 WATT TRAVO KECIL
Mengakali OCL yang menggunakan tegangan kecil namun ber CT.

Gambar di atas menjelaskan bahwa CT dari travo anda tidak kita pakai.

Berarti anda menggunakan sebuah travo yang anggap saja menjadi non Ct sebesar 2x12V=24VAC.

Elco harus besar untuk mencegah drop pada saat sinyal nada bass besar.Dengan demikian menggunakan travo kecil untuk supplai ampli OCL masih bisa kita lakukan.

Silahkan mencoba. Hasilnya anda yang akan menilainya.

TONE CONTROL SOUNDCRAFT SPIRIT M12 #2

Tone Control Soundcraft SPIRIT termasuk skema yang banyak orang mencri sebagai bahan kloningan seperti seri SPIRIT M12 yang berisikan 12 input mono atau MIC, 4 input stereo dan 2 bus mixer serta memiliki control nada semi Parametris dan Baxandall.

Mixer Soundcraft sendiri untuk versi SPIRIT memiliki macam- macam seri yang bisa anda cari di mesin pencari.

SOUNDCRAFT sendiri di negeri kita cukup terkenal untuk urusan mencampur sumber macam-macam alat musik.

Mixer ini terkenal dengan panjang potensio geser yang 10 senti dan termasuk mixer laris manis pada jamannya.

Penampakan mixer bisa LIHAT SINI. Sedangkan isi dalam mixer silahkan buka LINK INI.

Table of Contents

SKEMA TONE CONTROL SOUNDCRAFT SPIRIT

Untuk memperoleh skema asli dari Mixer Soundcraft ini bisa ambil pada LINK INI.

Selanjutnya pada tulisan ini saya melakukan pemangkasan skema untuk saya ambil sisi Tone Controlnya saja.

Berikut ini adalah hasil potongan skema tone control pada Mixer SOUNDCRAFT M12.

TONE CONTROL SOUNDCRAFT SPIRIT
Klik Skema untuk memperbesar

Dari skema tone control soundcraft spirit ini nampak bahwa rangkain terdiri dari 2 blok OPAMP.

OPAMP pertama bertugas sebagai pengatur nada MIDDLE termasuk memilih RANGE frekwensi middle mulai dari 300Hz hingga 3000Hz.

OPAMP selanjutnya adalah mengatur nada TREBLE ( HI EQ ) dan BASS ( LOW EQ ).

BACA JUGA

SKEMA TONE CONTROL LAINNYA DI BLOG INI ( LINK )

TONE CONTROL BLOGSPOT YOHAN ( LINK )

MIKRO BAWOR BKM ELEKTRO (1)

Pada suatu hari saya kelayapan di internet mencari skema ampli dan menemukan sebuah layout PCB driver yang terkenal: MIKRO BAWOR BKM ELEKTRO.

Pengembang dari driver amplifier berkode BAWOR adalah seorang ahli audio amplifier dari Indonesia, sebut saja PAKDHE BAWOR asal pulau Jawa.

LAY OUT PCB

Berikut ini adalah lay out dari PCB Driver MIKRO BAWOR.

Layout PCB Mikro Bawor

Dari PCB ini nampak bahwa rangkaian ini menggunakan 9 transistor dengan rincian adalah 2 transistor kecil type TO-92, 1 transistor type TO-225 , 3 transistor type TO-220, dan 3 transistor type TO- 247.

Datasheet masing-masing komponen adalah sebagai berikut ( silahkan di klik tulisannya ):

TIP2955 dan TIP3055

TIP41 dan TIP42

MJE340

2SC1815 dan 2SC945

SKEMA TRACING MIKRO BAWOR BKM ELEKTRO

Berikut ini adalah skema hasil tracing atas layout PCB MIKRO BAWOR ini:

MIKRO BAWOR BKM ELEKTRO
CLICK TO ENLARGE

Skema hasil tracing ini jika saya perhatikan adalah ia telah menggunakan cermin arus Q3 untuk menghasilkan sinyal balans sehingga sampai ke Q6 untuk mengimbangi Q5 yang memang bertugas sebagai penguat tegangan.

Mulai Q1 hingga Q3 memiliki kemiripan dengan OCl 150W hanya saja ia menggunakan transistor NPN ( beda dengan OCL 150W yang menggunakan transistor PNP ).

Output dari MIKRO BAWOR BKM ELEKTRO adalah adalah 1buah resistor ( R13 ) untuk menghubungkan 2 emitor transistor driver output sehingga ia akan masuk ke rangkaian Final Power.

Rangkaian ini telah tren di media sosial karena simpel dan handal menurut beberapa anggota grup yang telah mencoba rangkaian ini.

Kekurangan dari rangkaian ini adalah ia tidak mampu bekerja pada tegangan catu simetris di tas 45VDC.

Meskipun demikian rangkaian ini telah mendapatkan tempat di kalangan pecinta audio ombro negeri ini seperti OCL 150W.

MAGNAT PHANTOM MONOBLOCK(1)

Keluyuran di Internet, saya nemu skema buatan MAGNAT, dengan judul MAGNAT PHANTOM MONOBLOCK. Sebuah Power Mobil dengan Watt 1200 dan menggunakan catu daya AKKI 12V.

Berikut ini adalah penampakan Power Mobil buatan MAGNAt ini:

CLICK TO ENLARGE

SKEMA MAGNAT PHANTOM MONOBLOCK

MAGNAT PHANTOM MONOBLOCK
CLICK TO ENLARGE

Dengan melihat skema dari Power Ampli ini, maka saya dapat simpulkan bahwa Amplifier ini mampu mengeluarkan daya sangat besar meskipun ia adalah sebuah power amplifier mobil.

Transistor power terpasang secara paralel adalah sebuah modal untuk menampilkan audio dengan output besar.

Dan tegangan supplai pada rangkaian yang sebesar 60 VDC simetris adalah memungkinkan untuk menjadikan ampli menghasilkan daya hingga 324 Watt pada beban 4 Ohm.

OTL YAMAHA 75W 80V EM150

OTL YAMAHA 75W 80V di sini adalah potongan skema dari Power Mixer buatan YAMAHA seri EM150.

Mixer audio sekaligus POWER amplfier buatan YAMAHA era 70-an untuk mempermudah atau meringkas fungsi mixing dan amplify.

Tersedia dalam output stereo yang total daya keluarannya adalah 150 Watt ( 2 x 75 W).

Pada mixernya mencampur 6 masukan microphone /line mono yang selanjutnya akan dicabang menjadi 2 ( stereo ).

Pada Output master channel , masuk ke rangkaian Equalizer 7 channel. Berikut ini adalah foto Mixer Power EM150

SKEMA OTL YAMAHA 75W 80V

Berikut ini adalah skema hasil edit dan pangkasan dari skema aslinya:

OTL YAMAHA 75W
Seksi Power Amplifier pada mixer YAMAHA EM150

LIST COMPONENTS:

  • TR9, TR10: 2SA673
  • TR11: 2SC485
  • TR12: 2SC783
  • TR13: 2SA483
  • TR14. TR15: 2SC1079

Dari skema OTL YAMAHA 75W ini nampak bahwa ia menggunakan tegangan supplai asimetris atau tegangan tunggal. Dan tentu saja output dari rangkaian ini adalah mendekati setengah dari tegangan supplai.

Supplai 80VDC asimetris mirip dengan tegangan simetris 40VDC. dengan anggaan bahwa pada titik temu antar emitor dari transistor Final Poweradalah mendekati 1/2 vcc.

Namun Ini memang memerlukan sebuah elco untuk kopling audio ke beban speaker agar arus DC tidak ikutan masuk .

Berdasarkan skema maka terdiri dari blok:

  • Penguat awal menggunakan prinsip defferensial amplifier oleh T9 dan T10,
  • Penguat tegangan oleh T11,
  • Driver amplifier oleh T12 dan T13,
  • Final Power Amplifier oleh T14 dan T15.

Seperti rangkaian OCL 150W yang beredar di negeri kita bukan?

PENJELASAN

Power Supplai dari ampli ini menggunakan tegangan tunggal 88VDC. Pada era 70 tegangan ganda atau simetris untuk mendapatkan output yang OCL ( tanpa kapasitor ) mulai tren, akan tetapi ampli dengan gaya OTL masih banyak beredar.

SEE ALSO

TONE CONTROL SOUNDCRAFT E8

Tone Control SOUNDCRAFT E8 memiliki tone control 4 potensio, dengan tugas masing-masing adalah HI, LOW, MID dan FREQ.

Merk audio satu ini telah terkenal di Indonesia sejak era 2000-an dan perlahan -lahan akrab dengan telinga orang Indonesia.

Beberapa Sound system besar banyak yang menggunakan SOUNDCRAFT untuk piranti mereka dalam menampilkan audio mereka di rental hajatan, venua besar, konser dan even lainnya di rumah, gedung  maupun lapangan.

WUJUD ASLI SOUNDCRAFT E8 

Menurut link officialnya DI SINI, mengatakan bahwa mixer ini telah deskontinyu alias tidak berproduksi lagi.

Mixer E8 ini tersedia dalam beberapa channel mixer, mulai dari 4 input mic, 6 input, 8 input, 12 input mic.

Berikut ini adalah bentuk dari mixer SOUNDCRAFT E8

Penampakan mixer secara utuh

Di antara kelebihan Mixer ini adalah ia menggunakan Fader potensio gedser yang panjangnya hingga 10cm. Cukup akurat untuk mengatur sebuah level audio untuk mendukung sebuah pencampuran.

SKEMA TONE CONTROL SOUNDCRAFT E8

Berikut ini adalah skema hasil editing dan pangkas dari file aslinya.

Jika kita perhatikan, maka nampak di sini bahwa Tone Kontrol ini menggunakan metoda 2 tingkat, yakni tingkat pertama untuk mengatur nada middle dan pemilih frekwensi tengahnya, sedangkan tingkat kedua adalah pengatur nada treble dan bass.  

TONE CONTROL SOUNDCRAFT E8
CLICK TO ENLARGE

PENJELASAN SKEMA

Pada tingkat pertama mixer ini, OPAMP bekerja sebagai pengatur nada middle, di mana ia memilih range frekwensi dengan menggunakan potensio P802 dan memilih GAIN menggunakan potensio P801.
 

Sementara R815 dan R816 bertugas untuk meneruskan frekwensi lain selain middle untuk dilanjutkan ke OPAMP tingkat selanjutnya.

Pada tingkat kedua OPAMP ini, terdapat 2 potensio untuk memilih GAIN dari frekwensi treble dan bass.

Tingkat penguatan adalah sebesar 4,7 dB.

Pada skema di atas tidak ada informasi pin IC untuk supply. Jika anda ingin membuat rankaian ini, jangan lupa untuk memberi supply untuk IC ini pada pin 11 dan pin 4 ya? Atau lihat pada datasheets IC TL074 ini. 

3 POT TONE CONTROL DYNACORD MP7 POWERED MIXER

Artikel kali ini tentang skema 3 potensio pada Tone control Dynacord MP7 Powered Mixer yang terpasang pada sebuah Mixer buatan 90-an.

Barang buatan Dynacord sejak era 50-an telah terpakai untuk audio komersial dan pada era 60-an telah ada pada banyak rumah sebagai alat audio hiburan.

Saat ini DYNACORD menjadi bagian dari BOSCH, sebuah raksasa industri yang memiliki banyak cabang usaha dan banyak jaringan usaha sedunia. DYNACORD masuk pada bagian BOSCH COMMUNICATIONS SYSTEM. 

DYNACORD adalah nama merk audio terkenal di di eropa dan amerika. MP7 adalah Mixer dengan Power sekaligus yang terkenal pada era 2000-an.

Karena itu penulis mencoba melihat bagaimana sih ramuan TONE CONTROL dari alat ini.

PENAMPAKAN MIXER POWER MP7

Berikut ini adalah penampakan dari Mixer Power buatan Dynacord ini.

TONE CONTROL DYNACORD MP7
CLICK TO ENLARGE

Mixer ini memiliki kemampuan Power Output hingga 2 x 300Watt stereo dan cukup untuk keperluan rumah dan venue sederhana seperti studio mini dan alat pencampur audio input sedikit.

Mixer ini menyediakan 3 input XLR untuk microphone dan  4 input Stereo. Total input yang tercampur adalah 3+(2×4)=11 input. Meskipun demikian sang pabrik menganggap mixer ini melayani 7 input saja.

 Pada master mixer ini tersedia equalizer stereo dengan jumlah 7 Channel Frekuensi. 

SKEMA TONE CONTROL DYNACORD MP7

Di bawah ini adalah skema hasil pangkas dan edit untuk MP7:

KLIK UNTUK MEMPERBESAR

tone control pada mixer dynacord MP7
Seksi Tone Control pada Mixer amplifier DYNACORD MP7

Pada skema Tone Control ini nampak bahwa ia hanya menggunakan 1 OPAMP saja untuk penguatan nada.

Karena terdapat kopling kapasitor C23A yang berkapasitas 22uF, maka OPAMP memerlukan sebuah Resistor untuk Feedback Negatif.

TONE CONTROL CREST HP8

Tone Control CREST HP8 adalah salah satu isi fitur pada mixer keluaran CREST Audio yang memiliki banyak fitur serta tombol termasuk Tone Control yang menggunakan 3 potensio.

Mixer ini biasanya untuk mencampur sinyal dengan banyak input seperti paduan suara di dalam gereja, konser besar, dan venue yang membutuhkan microphone dalam jumlah besar.

INFO

Beberapa review saya perhatikan rata-rata banyak penggunaan untuk gereja , karena dalam gereja memerlukan banyak microphone untuk paduan suara dan pengambilan suara alat-alat musik pendukung lainnya.

Berikut ini adalah contoh mixer yang saya ambilkan dari sebuah website reviewer mixer. ( LIHAT SINI ).

SKEMA TONE CONTROL CREST HP8

Karena saya penasaran dengan isi mixernya, maka saya mencoba mencari info dari mixer ini dan saya mendapatkan skemanya.

Selanjutnya skema ini saya pangkas dan saya edit. Hanya skema tone kontrolnya saja yang  saya ambil.

Hasil edit adalah seperti gambar di bawah ini:

TONE CONTROL CREST HP8
CLICK TO ENLARGE

Dari skema rangkaian ini nampak bahwa prinsip Tone Control menggunakan 3 potensio untuk pengolahan nada audio. Antara lain HIGH oleh VR2, LOW oleh VR4, dan MID oleh VR3.

OPAMP menggunakan IC nomer 2082 yang merupakan IC Low Noise impedansi input sangat tinggi dan slew rate bagus ( sumber pdf di sini )

PENJELASAN SKEMA

Tone kontrol ini menggunakan 2 tingkat amplifikasi. tingkat pertama untuk mengatur nada treble dan bass, sedangkan untuk tingkat kedua mengatur nada tengah. Tidak ada pemilih range frekwensi seperti pada mixer gaya inggris lainnya.

Power Supply untuk OPAMP sebesar 18VDC simetris. dan setiap OPAMp terdapat sebuah kapasitor de-kopel sebesar 100nF untuk peredam frekwensi tinggi.

SKEMA TONE CONTROL MACKIE SR408

Saya penasaran saja tentang bagaimana Skema Tone Control Mackie SR408 pada sebuah mixer buatan MACKIE ini.

Di Indonesia, para audiophiller menganggap merk ini adakah merk ternama dan barangnya terkenal bagus. Brand ini bersaing mendapatkan perhatian pada pecinta audio dengan merk lainnya seperti SOUNDCRAFT, YAMAHA, PEAVEY, dan sebagainya

Orang Indonesia sebagian besar menilai bahwa jika sebuah mixer audio berharga mahal, maka bisa memastikan alat tersebut pasti bagus. Ada rupa ada harga.

Dari beberapa produk buatan Mackie yang masuk ke Indonesia, antara lain adalah Mixer dengan type SR40-8 ini.

BENTUK ASLI MIXER INI

Mixer audio buatan Mackie nomer seri ini termasuk mixer yang sangat bisa untuk kita gunakan pada audio hajatan mulai level rumahan hingga panggung besar. Meskipun untuk konser juga sudah berani.

Penampakan barang adalah seperti LINK INI.

SKEMA TONE CONTROL MACKIE SR408

File petunjuk servis dari Mixer ini lumayan berisi banyak halaman. Akan tetapi saya hanya ambil rangkaian tone controlnya saja untuk kepentingan koleksi dan review.

Berikut ini dalah hasil gambar adalah seperti gambar dibawah ini:

KLIK UNTUK MEMPERBESAR

tone control pada mixer mackie sr408
Seksi Tone Control pada Mixer MACKIE SR408

KETERANGAN GAMBAR

Equalizer untuk Mixer ini menggunakan gaya yang berbeda dengan skema equalizer umumnya.

Jika equalizer umumnya potensio pin 1 dan pin 3 terhubung pada masing masing input OPAMP inverting dan non inverting, maka untuk skema equalizer yang berbeda.

Menurut skemanya, untuk frekwensi rendah bekerja  pada frekwensi 80 Hz, sedangkan frekwensi tinggi bekerja pada frekwensi 12,5 kHz.

Untuk pengatur nada tengah, di sediakan 2 potensio yang masih masing bertugas untuk mengatur nada pada frekwensi tengah cenderung rendah ( LO MID ) dengan center freq 800 Hz, dan frekwensi tengah cenderung tinggi ( HI MID ) dengan center freq 3000Hz.

Power Supplai untuk TONE CONTROL MACKIE SR408 ini menggunakan tegangan simetris 15VDC.

Dari pabrikan skema ini mengatakan bahwa rangkaian ini memerlukan 6 buah OPAMP.

Sebenarnya ini bis kita bikin simpel dengan cara menggunakan 3 buah IC OPAMP yang berisikan 2 OPAMP. Total 6 OPAMP.

IC yang kita pakai adalah nomer 4560 yang banyak beredar di toko elektro di negeri kita.