Modifikasi Power Quasi 100V MJ410 menjadi 1000W adalah sebuah ide rancangan untuk mengganti transistor langka ke transistor umum serta output yang semula adalah kecil menjadi sangar.
Object Kloning kali ini adalah Power Amplfieir QUASI NPN seri 500 buatan ESS.
Table of Contents
SCHEMATIC AWAL
Berikut bahan modifikasinya:
Tegangan supply untuk rangkaian ini adalah 100VDC simetris. Dengan angka sebesar ini maka akan memungkinkan untuk mencapai 90Vp atau 70Vrms pada titik output.
Namun jika saya melihat faktor GAIN dari rangkaian ini sepertinya ia tidak sampai mencapai angkan 70Vrms.
Berikut adalah skema gambar ulang dari Power Amplifier ESS500:
TES TEGANGAN DC
DC tes menghasilkan data yang bagus.
TES SINYAL AC
Rangkaian hasil gambar ulang ini telah saya tes menggunakan input sinyal sinus dan output dari rangkaian ini bisa menampilkan bentuk gelombang sinus sempurna.
Namun Output dari rangkaian ini mencapai angka paking optimal adalah pada saat input masuk sebesar 7,2Vp-p atau setara 2,53Vrms.
Angka 2,53 ini bukan angka standart.
MODIFIKASI POWER QUASI 100V MENGGUNAKAN TRANSISTOR JEPANG
karena banyak komponen pendukung rangkaian ini tidak tersedia di toko elektro di tempat saya, maka saya memutuskan untuk mengubah transistor pendukung ini menggunakan transistor buatan Jepang.
Alasan saya adalah ketersediaan transistor sangat melimpah dan sangat mudah untuk kita peroleh.
Beberapa transistor yang tergantikan adalah:
Preamp menggunakan 2SC2240
VAS menggunakan MJE350
Servo Driver menggunakan MJE340
Driver amplifier menggunakan 2SC4793 / 2SA1837,
Driver #2 menggunakan 2SC5198, dan
Final Power menggunakan 2SC5200.
Hasil penggantian menjadi seperti gambar di bawah ini:
Kloning Power OCL HARMAN KARDON AVI200MKii sepertinya bisa kita lakukan karena rangkaian yang tidak begitu rumit dan komponen yang terlibat tidak terlalu banyak.
Dalam rangkaian ini menggunakan sepasang transistor Final 130W dan menggunakan tegangan supply 50VDC simetris.
Pada rangkaian aslinya, HK AVI200MKII ini adalah Power Amplifier yang telah melibatkan sistim digital dan telah dilengkapi dengan remote Control.
Daya keluaran Power Audio adalah antara 63W hingga 68W untuk beban speaker 8 Ohm.Distorsi THD sangat kecil, yaitu 0,2% pada saat sinyal output paling tinggi.
Dalam catatan Kloning ini, saya mencoba untuk menaikkan daya ke angka 300W untuk melayani beban 4 Ohm.
Table of Contents
SCHEMATIC AWAL
Berikut ini adalah potongan schematic Diagram Rangkaian ini setelah pangkas dan edit:
Rangkaian ini menggunakan tegangan supply 51VDC simetris. GAIN rangkaian adalah sebesar 33X yang berarti output rangkaian adalah sekitar 23Vrms jika input audio adalah sebesar 1VAC atau 1Vrms.
Pada rangkaian ini terdapat blok saklar muting yang membikin rangkaian ini bekerja ON maupun OFF dengan memanfaatkan Q253C (KTA2400) sebagai saklar elektrik yang pemicunya berasal dari tegangan pada Diode input D251C.
Namun dalam kloningan ini fitur tersebut akan saya bikin ON terus.
Penguat Tegangan pada rangkaian ini memiliki keunikan tersendiri. Ia menggunakan 2 tingkat transistor.
Untuk sisi catu positif melibatkan transistor Q255C, Q259C dan Q257C. Sedangkan untuk VAS untuk sisi catu negatif menggunakan transistor Q256C dan Q258C.
Q270C bertugas sebagai Servo Driver bagi transistor Final. Tegangan VCE untuk servo Driver ini tidak menggunakan trimpot untuk menyetelnya, namun menggunakan resistor Fix sebagai pembagi tegangan R270C (1K2) dan R271C (470_Ohm).
Driver Amplifier adalah 2SC4883A dan 2SA1386A.
Final Power adalah 2SC3519A dan 2SA1386A.
LIST DAN SPEK TRANSISTORKLONING POWER OCL HARMAN KARDON
Berikut spek transistor yang terlibat dalam rangkaian ini:
Semua transistor ini agak sulit untuk mendapatkan di negeri saya.
Rencananya, semua transistor ini akan saya ganti dengan nomer yang tersedia di pasar atau toko elektro sekitar.
DC TESKLONING POWER OCL HARMAN KARDON
Untuk membikin kloningan power ini, schematic Diagram kita gambar ulang.
Selanjutnya kita tes rangkaiannya dengan tegangan DC sesuai skema aslinya.
Hasil simulasi tes DC menunjukkan angka ideal pada titik titik penting dalam rangkaian ini.
Berarti kita bisa melangkah ke tes AC. Tes ini adalah memberikan sinyal sinus murni 1VAC pada titik input untuk selanjutnya kita amati hasil amplifikasi rangkaian ini.
AC TES
Hasil tes AC menunjukka angka normal.
Rangkaian ini bekerja dengan optimal pada saat input masuk sebesar 3,1Vp-p atau 1,1Vrms.
Gambar ulang telah sukses.
SKEMA FINAL
Skema final adalah sebagai berikut:
Dengan demikian maka kita telah bisa melakukan modifikasi.
MODIFIKASI KLONING POWER OCL HARMAN KARDON AVI200MKii
Untuk melakukan modifikasi ini, saya akan menaikkan daya ke angka 300 Watt dengan beberapa langkah, diantaranya :
Mengubah tegangan supply menjadi 60V hingga 65VDC,
Mengubah nomer transistor Final,
Menambah sepasang lagi untuk transistor Final,
Menaikkan nilai GAIN rangkaian,
Merubah beberapa transistor.
Schematic hasil modifikasi adalah :
Selanjutnya hasil rancangan LAYOUT dari modifikasi adalah sebagai berikut:
Penampakan PCB setelah komponen terpasang semua menjadi berikut:
Kloning Driver Power Quasi NPN 65V HK430 adalah sebuah rancangan membikin Driver Power Amplifier buatan HARMAN KARDON seri 430 yang merupakan radio penerima terkenal pada era 70-an lalu,
Tulisan tentang Power ini pernah saya tulis DALAM BLOG INI. Hanya saja saya review lengkap dengan transistor Finalnya.
Pada tulisan ini hanya saya jelaskan sampai level Driver saja.
INGAT! FINAL POWER YANG ANDA PAKAI HARUS BERJENIS NPN SEMUA. GAK ADA PNP-NYA.
Table of Contents
SKEMA AWAL KLONING DRIVER POWER QUASI NPN
Berikut adalah potongan sckematic Diagram Power HK430 versi Stereo.
Komponen yang terlibat dalam rangkaian ini adalah:
Kloning Power Kelas H AIWA Z-HT730 sepertinya bisa kita bikin karena komponen yang tidak banyak dan rangkaian yang tidak begitu rumit.
AIWA HT730 sendiri adalah sebuah perangkat HIFI yang meluncur pada era 2000-an dan berisikan banyak fitur di dalamnya. Power Amplifier.
Table of Contents
SCHEMATIC AWAL
Berikut ini adalah potongan schematic asli dari Z-HT730.
Dari schematic Diagram ini bisa saya jelaskan bahwa rangkaian ini bekerja pada kelas H.
Ini dapat anda lihat ada 2 power supply simetris, yaitu yang pertama adalah mencatu transistor utama dengan tegangan supply 37VDc simetris dan ada tegangan yang lebih tinggi bertugas sebagai stepper untuk menaikkan tegangan supply 60V menurut Servis Manualnya.
Semua transistor Final maupun Stepper menggunakan jenis Darlington.
Sepertinya AIWA membikin transistor jenis Darlington karena untuk pertimbangan simpel dan ringkas.
SPEK KOMPONEN
Berikut adalah daftar transistor yang terlibat dalam rangkaian ini.
Transistor Preamp nomer 2SA1235F sulit kita peroleh karena berbody SOT-23 alias nempel PCB atau istilahnya SMD. Ini akan kita ganti dengan nomer 2SA970 saja.
CC5551 mirip dengn 2N5551. CC5551 buatan Continental Device India Limited negeri Vrindavan, sedangkan 2N5551 sangat umum.
Transistor Servo driver 2SC3052F memiliki Fitur tegangan Kolektor-Emitor sangat rendah ( 0,3VDC) dan berbody SOT-23
Pasangan Transistor Darlington nomer 2SD1933 dan 2SB1342 sepertinya sulit untuk kita peroleh dan akan kita ganti dengan nomer yang paling banyak di sekitar kita.
SCHEMATIC BAHAN KLONING POWER KELAS H AIWA
Di bawah ini adalah schematic Diagram AIWA Z-HT730 versi gamabr ulang.
Ada modifikasi di sini adalah tegangan supply +15VDC berasal dari resistor Dropper 3K9 untuk mengisi kebutuhan arus rangkaian VAS dan preamplifier.
MODIFIKASI KLONING POWER KELAS H AIWA
Modifikasi saya lakukan pada transistor Final. Semula menggunakan 2SD1933 dan 2SB1342 yang memiliki daya hanya sampai 30W saya ubah ke nomer TIP142/ TIP147.
Masih berjenis Darlington, TIP142 dan TIP147 memiliki kemampuan daya hingga 125W menurut DATASHEETS.
Dan hasil gambar ulang versi selanjutnya menjadi seperti gambar di bawah ini:
Tegangan 60V dan 35V bisa anda dapatkan dari sebuah travo CT yang memiliki terminal 25V dan 45V.
25VCT setelah melewati Kuprox dan Elco Filter akan naik ke angka 35VDC, sedangkan 45VCT akan naik ke angka 60VDC.
Hasil rancangan LAyout adalah berikut ini:
Penampakan PCB menurut simulasi adalah seperti ini.
Serta penampakan secara Tiga Dimensi adalah seperti gambar di bawah ini.
Modifikasi Servo Driver OCL FISHER CA225 dilakukan untuk mengganti transistor Servo driver yang berjenis Darlington menjadi transistor biasa.
Disamping itu saya juga melakukan modifikasi rangkaian menjadi bertegangan 65VDC serta penam bahan transistor Final untuk mendapatkan power output hingga 300W pada beban 4 Ohm.
Table of Contents
SKEMA AWAL
berikut adalah potongan skema Power Amplifier FISHER CA225
Tegangan kerja pada rangkaian adalah 52VDC. Transistor Final hanya 1 set setiap kanalnya.
Dalam gambar di atas nampak dalam formasi rangkaian Stereo. Namun dalam skema modifikasinya akan saya bikin mono saja.
TUGAS DAN SPEK TRANSISTOR
Informasi transistor yang terlibat dalam rangkaian adalah berikut:
Preamplifier: Q107 Q108= 2SC536
Aktif resistor preamp: Q109 = 2SA608
Penguat Tegangan / VAS: Q110= 2SA1017
Servo Driver : Q112 = 2SD947
Stabillizer arus untuk VAS: Q111= 2SC2363
Driver Amplifier: Q113, Q114= 2SC3416, 2SA1352
Final Power Amplifier: Q115 dan Q116 = 2SC3181, 2SA1264
Untuk channel sisi kiri menggunakan nomer ID dengan angka depan Q2XX.
Nomer transstor yang bertugas dan spek komponen dalam rangkaian ini:
selanjutnya saya melakukan gambar ulang rangkaian Power ini untuk memastikan apakah ada peluang untuk kloning.
Setelah selesai gambar ulang, maka saya harus melakukan tes rangkaian dengan jalan memberi Supply DC secara simulasi menggunakan bantuan software.
TES TEGANGAN DC DAN AC
Tes tegangan di sini ada 2, yaitu tes DC dan AC.
DC tes adalah memberikan tegangan supply pada rangkaian dan mengukut tegangan DC pada titik titik tertentu pada rangkaian ini.
Hasil simulasi dan pengukuran menunjukkan angka ideal. Berarti skema Power ini tidak ada permasalahan.
Setelah tes DC adalah tes AC>Yaitu saya memasukkan sinyal sinus murni sekitar 0,77Vrms hingga 1,0Vrms ke input rangkain ini dan output rangkaian ini harus jauh lebih besar tegangannya daripada input awal.
Dalam simulasi ini telah berhasil. Hanya saja tidak saya sertakan bukti gambarnya.
MODIFIKASI RANGKAIAN
Setelah tes Dc dan tes AC selesai maka saya ada ide untuk melakukan modifikasi rangkain ini untuk naik daya ke angka 300W.
Langkah modifikasi diantaranya adalah modifikasi Servo Driver pada rangkaian yang semula adalah berjenis Darlington menjadi transistor Biasa.
Langkah menaikkan daya ini antara lain adalah dengan jalan menaikkan tegangan supply ke angka 65VDC simetris.
KOSUMSI ARUS PADA RANGKAIAN MODIFIKASI
Ketika tegangan supply naik ke angka 65VDC dan transistor saya tambah menjadi 2 pasang, maka nampak di sini jika transistor Final mengambil arus hingga 7,3A untuk beban 4 Ohm.
Arus output sendiri adalah 10,7A AC dan menimbulkan beda potensial 42,9VAC pada beban 4 Ohm.
Transistor Driver sendiri memerlukan supply hingga 453mA pada tegangan supply 65VDC.
LAYOUT PCB
Hasil pembuatan rancangan Layout Power Amplifier adalah sebagai berikut:
Penampakan Tiga Dimensi ketika PCB terisi komponen kira-kira seperti ini:
SKEMA AKHIR MODIFIKASI 65V
Skema akhir rangkaian ini setelah modifikasi tegangan 65VDC dan modifikasi Servo Driver menjadi seperti berikut ini.
Sistim feedback GAIN yang menarik pada power OCL EUMIG A500 ini menggugah saya untuk mencoba membikin skema gambar ulangnya dan mencoba membikin kloningannya
EUMIG A500 adalah power amplifier buatan era 70-an. Hadir dalam kemasan elegan dan termasuk istimewa pada jamannya.
Memiliki fitur aktif Turn Over Bass ( 250Hz atau 500Hz), Turn over treble (2,5kHz or 5kHz) dan Tone Defeat untuk urusan Tone Control-nya.
Namun dalam tulisan ini saya hanya ulas rangkaian Power Amplifier nya saja.
Table of Contents
SCHEMATIC AWAL
Berikut adalah skema hasil potongan dan edit EUMIG A500.
Tegangan supply untuk rangkaian ini adalah 45VDC simetris.
Transistor Final / Daya pada rangkaian ini adalah pasangan 2SD845 dan 2SC755.
Di negeri kita transistor dengan nomer ini sudah sulit untuk kita dapatkan. Rangkaian akan saya sulap dan transistor ini akan tergantikan dengan nomer lainnya.
TRANSISTOR YANG BERTUGAS
Spek komponen yang terlibat dalam rangkaian ini adalah:
Selanjutnya saya mencoba menggambar ulang rangkaian ini dan mengukur titik- titik penting dalam rangkaian ini untuk memastikan apakah rangkaian ini telah sesuai dengan kaidah skema power amplifier.
DC TES
Setelah selesai tergambar maka saya memberi tegangan Dc simetris 45VDC sesuai dengan skema aslinya.
Hasil tes menunjukkan bahwa tegangan pada titik- titik rangkaian menunjukkan angka yang sesuai dengan skema aslinya.
Berarti sudah bisa untuk melakukan tes sinyal AC.
TES SINYAL AC
Yang dimaksud dengan tes sinyal AC di sini adalah proses memasukkan sinyal 1Vrms ke dalam input rangkaian dan harus mengeluarkan tegangan output yang jauh lebih besar.
Dalam rangkaian ini juga saya uji dengan memberikan beban 4 Ohm dan transistor Final mengalirkan arus sebesar 2,13A pada tegangan 45VDC.
MODIFIKASI KE ANGKA 300W
Ketika berhasil melakukan tes rangkain ini , maka saya ada ide untuk menaikkan keluaran daya dari Power Amplifier ini. Saya harus melakukan modifikasi gambar dan simulasi rangkaian.
Langkah yang harus saya lakukan adalah menghilangkan rangkaian Feedback GAIN yang pada judul tulisan ini disebut menarik.
Saya malah ada rencana untuk membuang rangkaian ini.
Setelah saya menambahkan komponen pada rangkaian Power versi Supply 65VDc ini, maka saya harus tes kembali rangkaian ini untuk memastikan skema telah sesuai.
TES DC 65V
DC tes pada tegangan 65VDC
TES AC 1kHZ
Simulasi uji amplifier dengan memasukkan inpu1 0,77VRMS
SKEMA FINAL EUMIG A500 SUPPLY 65V TEF
Dibawah ini adalah gambar skema hasil modifikasi rangkaian Power buatan EUMIG seri A500.