Kloning Power PHASE LINEAR 200 di sini dilakukan dengan jalan meniru skema aslinya namun untuk transistor pendukungnya telah saya ubah ke transistor yang banyak beredar di pasaran.
Phase LINEAR 200 adalah produk amplifier era 1976- 1977 yang menggunakan transistor buatan RCA.
Menghasilkan output hingga 120W serta memiliki spek hardware yang mempuni pada era tersebut.
Menurut dokumen dari PHASE LINEAR halaman 2 ( BACA SINI) , transistor nomer 66546 adalah sejenis transistor TO-3 yang berbentuk jengkol dan berkarakter seperti transistor MJ410 ( DATASHEETS)
Table of Contents
SCHEMATIC AWAL
B
SPEK TRANSISTOR
SKEMA GAMBAR ULANG KLONING POWER PHASE LINEAR 200
a
DC TEST
AC TEST
Silahkan bermain main dengan resistor feedback maupun resistor input untuk memilih GAIN rangkaian anda.
LAYOUT PCB
Berikut adalah hasil rancangan Layout dari Phase Linear 200
Selanjutnya ini adalah ilustrasi komponen seteah terpasang di permukaan PCB
Kloning Power JBL TLX271P sebetulnya masih belum sampai tahap pembuktian berupa pembuatan Prototype namun saya merasakan rangkaian ini sudah bisa dibuktikan secara langsung dan berhasil.
TLX271P adalah sebuah Power Amplifier Subwoofer dengan kemampuan hingga 100W.
Saya rasa ini ada benarnya karena transistor Final yang mereka pakai adalah nomer TIP35C/ TIP36C yang memiliki kemampuan hingga 125W menurut DATASHEETS.
Berikut ini adalah potongan skema dari JBL TLX271P.
Selanjutnya dari skema ini akan saya modif untuk ambil bagian yang diperlukan saja, yaitu baian Power Amplifiernya saja.
SKEMA MODIFIKASI KLONING POWER JBL TLX271P
Berikut ini adalah skema gambar ulang dari JBL TLX271P
v
Setelah gambar ulang selesai, maka kita lakukan tes skema dengan memberikan tegangan DC dan sinyal Sinus pada terminal input rangkaian ini untuk memastikan gambar ulang ini sama dengan aslinya.
Selanjutnya hasil simulasi rangkaian menunjukkan bahwa rangkaian ini tidak mengalami permasalahan.
Lanjut ke pembuatan Layout.
Hasil modul setelah komponen menancap akan seperti di bawah ini.
Kloning Power JBL TLX PS10 sepertinya bisa anda bikin karena memerlukan komponen yang sedikit dan memerlukan biaya cukup murah untuk itu.
Pada rangkaian aslinya, JBL TLS PS10 adalah sebuah Power Amplifier untuk Subwoofer dengan Supply 41VDC simetris dengan keluaran daya hingga 100W untuk speaker 8 Ohm.
Namun dalam skema kloiningan ini saya bikin 45V untuk memudahkan analisa simulasi.
Jika anda membikin kloningan Power ini, sebisa mungkin menggunakan beban speaker pas 8 Ohm. Jika menggunakan 4 Ohm, maka akan ada terjadi panas berlebihan pada transistor Daya anda.
Table of Contents
SCHEMATIC AWAL
Berikut ini adalah potongan skema dari Power ini sebagai bahan untuk kloning Power JBL TLX PS10.
Dari sini kita bisa melihat bahwa rangkaian ini terdiri dari dua buah OPAMP, yang masing-masing bertugas untuk limiter Amplifier dan Pre-Amplifier.
R44 dan R45 bertugas untuk penentu GAIN. Resistor ini yang akan saya modifikasi.
Selanjutnya C26 ( 0,33uF) harus kita ganti dengan kapasitor di bawah 1nF untuk membikin rangkaian power menjadi lebih FLAT. Jika tidak, maka Power Amplifier ini akan menjadi cenderung LOW-SUB.
GAIN dari OPAMP kedua ditentukan oleh hasil kalkulasi resistor Feedback R65 (100K) terhadap resistor input R51 ( 1K).
OPAMP memerlukan supply 15VDC simetris yang diambilkan dari drop resistor R56 dan R57 ( 1k5/1W) dan Zener 15VDC sebagai pembatas tegangan. Elco C28 dan C29 bertugas sebagai Filter De-kopel untuk OPAMP.
SPEK KOMPONEN
Berikut adalah spek dari komponen pendukung rangkaian ini.
Berikut ini adalah schematic Diagram driver Power BGW250D
Tegangan supply untuk Driver Power ini adalah 65VDC, yang berarti masih memungkinkan untuk membikin sebuah Power Amplifier dengan daya hingga 400W pada beban 4 Ohm.
Tentu saja resistor dropper tegangan R7 dan R13 harus menggunakan resistor dengan kemampuan daya 3W untuk antisipasi panas berlebihan.
Pada rangkaian ini menggunakan Driver Output berupa transistor Daya dengan nomer C5198/ A1941 yang memililki dissipasi daya hingga 100W menurut DATASHEETS.
LAYOUT KLONING DRIVER BGW250
Setelah gambar ulang selesai, maka selanjutnya adalah melakukan rancangan Layout untuk PCB ini.
Penampakan PCB setelah komponen terpasang adalah seperti berikut ini.