Kloning Power Subwoofer Cerwin VEGA HTS15A adalah sebuah rancangan Power Amplfier kloningan dari produk era 90 lalu.
Menggunakan speaker Subwoofer 15″ yang memungkinkan untuk menghasilkan audio Subsonic yang mantab.
Tulisan tentang Power Amplifier ini pernah saya tulis di YOHAN FROM INDONESIA pada september 2024 lalu.
Table of Contents
SCHEMATIC DIAGRAM
Beberapa komponen ada yang telah saya ubah untuk tujuan menaikkan kemampuan output dan mengubah karakter power yang semula untuk Frekwensi SUB menjadi FLAT.
Berikut ini adalah schematic hasil gambar ulang HTS15A.
Tegangan supply menjadi 63VDC simetris dengan harapan akan mencapai angka 300W untuk beban 4 Ohm pada Terminal Output.
KLONING POWER SUBWOOFER CERWIN VEGA VERSI 63VOLT
Memerlukan PCB ukuran 100mm x 75mm untuk membikin kloningan Power buatan CERWIN VEGA.
BTX250 adalah ampli subwoofer untuk pemakaian di dalam mobil buatan JBL yang mampu menghasilkan daya hingga 100 Watt dengan tegangan AKI12 Volt.
BTX 250 berbentuk unik sehingga banyak dipakai untuk asesoris audio mobil di Eropa dan Amerika.
RANGE FREKWENSI BTX250 SUBWOOFER
Rentang frekuensi yang khas untuk subwoofer adalah antara 20–200 Hz. Sistem profesional subwoofer untuk konser sistem biasanya beroperasi di bawah 100 Hz, dan sistem THX beroperasi di bawah 80 Hz.
Menurut websitenya, Power Subwoofer ini bekerja pada range 20Hz hingga 160 Hz.
Dengan daya kontinyu mampu hingga 100 Watt. jika kita lihat transistor finalnya memakai TIP35C dan TIP36C ( 125W, 100V, 25A ), maka bisa kita pastikan dayanya pasti besar.
KLIK UNTUK MEMPERBESAR
BTX250 SUBWOOFER
Supplai rangkain ini adalah sekitar 32VDC, dengan dasar hitungan travo switching yang terpakai adalah 6:16, 6 lilit pada 12VDC. berarti output adalah 32VDC.
Penjelasan skema adalah berikut ini: Power ini menggunakan prinsip kelas A, yakni sinyal penguat fasa plus dan fasa minus ada mulai dari input hingga output. Pada rangkaian power subwoofer, kelas A adalah paling cocok karena hasil sinyalnya mendekati sempurna.
Penguat differensial menggunakan 4 transistor, yakni Q101, Q102, Q103 dan Q104.
Selanjutnya masuk ke transistor driver Q105 ( MPSA56) dan Q106 (MPSA06), kemudian masuk ke transistor driver Q108 dan Q109. dan terakhir penguatan oleh transistor Final Q110 dan Q111.
Jika anda kesulitan untuk menerapkan mute (QM1) yang menggunakan FET 2SK30A, ini bisa anda tiadakan saja. Hanya resikonya akan terengar suara “dup” pada saat power ini on atau off.
SKEMA PENGOLAH BTX250 SUBWOOFER
Pada BTX250 SUBWOOFER ini saya sertakan pula rangkaian pengolah subwoofernya.
Subwoofer untuk JBL BTX250
Untuk potensio Range memakai potensio stereo karena VR203A dan VR203B adalah dalam 1 spindle. SW 201 dipakai sebagai selektor fasa. Ini bisa anda tiadakan selagi sudah tahu jenis fasa yang beroperasi.
Komponen dari skema diatas termasuk komponen umum dan dipasaran sudah banyak beredar.